Dewan Guru SMP Negeri 10 OKU melakukan pembersihan sampah di tepian Sungai Ogan

Tingkatkan Kreatifitas Guru Dimasa Pandemi Covid-19, SMP Negeri 10 OKU Gelar Koordinasi Sambil Bersihkan Sampah Di Sungai Ogan

OKU, beritakite.com – Ditengah masa pandemi Covid-19 yang belum juga usai di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU ), kegiatan belajar mengajar terpaksa tetap dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kreatifitas sekolah dan guru dibutuhkan guna menyukseskan program pembelajaran yang tak lazim di terapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia ini.

Upaya meningkatkan kreatifitas guru dalam metode PJJ dilakukan oleh SMP Negeri 10 OKU Kecamatan Semidang Aji. Sekolah yang dipimpin oleh Sugiri, S.Pd.I tersebut melakukan kegiatan koordinasi guna meningkatkan kreatifitas dan memberikan penyegaran kepada para guru, Jum’at (28/8/2020).

“Belajar ditengah pandemi Covid-19 ini sebenarnya sangat membosankan baik untuk guru mupun murid, oleh karena itu hari ini kita lakukan koordinasi sekaligus refresing untuk guru-guru agar kita bisa menemukan metode PJJ yang paling tepat diterapkan di sekolah kita,” ucap Sugiri, S.Pd.I kepada beritakite.com.

Kegiatan yang dilaksanakan di tepian Sungai Ogan Desa Keban Agung Kecamatan Semidang Aji tersebut diikuti oleh seluruh guru dan staf TU SMP Negeri 10 OKU.

Kegiatan koordinasi tersebut selain diisi dengan koordinasi metode PJJ juga dilaksanakan kegiatan senam bersama dan pembersihan sampah dari aliran Sungai Ogan di sepanjang Desa Keban Agung.

Senam bersama untuk meningkatkan imunitas guru SMP Negeri 10 OKU

“Utamnya kegiatan ini kita lakukan untuk menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU No. 420/1262/I/XV/2020 Perihal Perpanjangan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh/ Daring hingga akhir Desember 2020,” sambung Sugiri.

Sugiri menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memilih tepian Sungai Ogan Desa Keban Agung untuk melakukan koordinasi dengan guru agar tercipta susana santai dalam membahas program PJJ yang akan dilaksanakan, selain itu pihaknya juga ingin turut berkontibusi membersihkan sampah yang ada di aliran air Sungai Ogan.

“Kalau suasana santai kan kita enak membahas program PJJ yang paling tepat, dan minimal kita dapat turut berperan serta membersihkan sampah dari aliran Sungai Ogan, dan dalam kegiatan ini kita tetap menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.

Saat ditanya apakah kegiatan belajar mengajar tetap dilaksankan saat guru-guru melakukan koordinasi pembahasan program PJJ Sugiri menegaskan bahwa pembelajaran tetap dilaksankan.

“Kalau pembelajaran tetap kita laksanakan, kita tetap melaksanakan PJJ kepada semua siswa,” tegasnya.

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

nine − 3 =