Wbup OKu Drs. Johan Anuar, SH., MM didampingi Ketua TP4D Kejari OKU Abu Nawas, Sh saat menyerahkan secara simbolis 2 unit mobil damkar kepada Kapala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten OKU Aminilson, S.Sos., MM.

Wabup OKU Apresiasi Kinerja TP4D Dalam Pendampingan Pengadaan Kendaraan Pemadam kebakaran

OKU, beritakite.com – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs. Johan Anuar, SH., MM., menyerahkan secara simbolis 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Pemkab OKU kepada Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten OKU Aminilson, S.Sos., MM, Jumat (29/11/2019) di halaman kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Dua unit kendaraan Damkar tersebut merupakan kendaraan Damkar yang dibeli menggunakan anggaran APBD Kabupaten OKU tahun 2019 melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan nilai hampir 3 milyar rupiah.

Hadir dalam acara tersebut Wabup OKU Drs. Johan Anuar, SH., MM,Ketua  Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksan Negeri OKU Abu Nawas, SH., beserta nggota Tim TP4D, Dandim 0403/Oku yang diwakili Dan Ramil Kota Baturaja, Perwakilan Polres OKU, Kepala OPD, Kabag, Camat, Manajemen PT. Astanita Sukses Apindo serta Undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wabup OKU Drs. Johan Anuar, SH., MM., menyampaikan bahwa Pemkab OKU secara bertahap telah dan akan semakin memperkuat kapasitas kerja dan meningkatkan kapasitas peralatan penangulangan bencana kebakaran.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksan Negeri OKU yang telah melakukan Pendampingan dalam proses pengadaan armada Damkar tersebut,” kata Johan Anuar.

Pada kesempatan tersebut Wabub OKU Johan Anuar juga menyampaikan harapannya kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk selalu melakukan perawatan terhadap kendaraan damkar tersebut.

“Biasanya kita ini beli bisa, namun merawat tidak bisa, tolong kendaraan damkar ini dirawat dan dijaga’” pesan tokoh yang akrab disapa JA ini.

Menurut JA sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) hendaknya seluruh pegawai memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Mobil damkar ini milik masyarakat, fungsi kita melayani masyarakat, jangan sampai masyarakat menelpon karena da kebakaran tidak diangkat, begitu diangkat ternyata mobil damkar tidak ada airnya,” kata Johan.

Ketua TP4D Kejari OKU Abu Nawas, SH., saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan kendaraan pemadam kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten OKU

Sementara itu Ketua TP4D Kejaksan Negeri OKU Abu Nawas, SH, menyampaikan bahwa pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU memberikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten OKU yang telah menjemput bola meminta pendampingan dari Tim TP4D dalam pengadaan mobil Damkar.

“Tadinya pengadaan mobil Damkar ini dilaksnakan melalui E-katalog, namun berdasarkan pantaun kami hingga bulan September 2019 belum ada kepastian terkait pengadaan itu, mengingat mobil damkar ini merupakan prioritas karena maraknya karhutla, maka kami sarankan untuk dilakukan pengadaan melalui lelang,” kata Abu Nawas, SH, yang juga menjabat Sebagai Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari OKU itu.

“Selaku TP4D kami membantu agar pelaksanaan pengadaan mobil damkar supaya tepat waktu, tepat guna dan tepat sasaran, dan dengan adanya pendampingan dari TP4D kualitas barang harus lebih bagus, ” sambung Abu Nawas.

Menurut Abu Nawas, keberadaan kendaraan damkar itu merupakan bentuk kepedulian Pemkab OKU terhadap masyarkat untuk itu dirinya mengharapkan dengan adanya mobil baru ini bisa menambah kinerja petugas damkar saat bertugas di lapangan

“Manfaatkanlah armada pemadam kebakaran ini dengan sebaik-baiknya, dan lakukan perawatan secara rutin agar mobil armada ini bisa berfungsi dengan baik, jangan digunakan asal-asalan, jangan sanggup membeli namun tak sanggup merawat’” pesan Abu Nawas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kab OKU Aminilson. Sos,. MM., dalam laporannya menyampaikan bahwa  kebakaran merupakan hal yang perlu diantisipasi sedini mungkin, terlebih dimusim kemarau ini.

“Dengan meningkatnya pembangunan gedung-gedung bertingkat dan toko-toko serta dampak musim kemarau, maka potensi bencana kebakaran semakin besar terjadi,” kata Aminilson.

Menurut Aminilson 2 Unit kendaran damkar tersebut akan digunakan untuk operasional pemadam kebakaran di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR) dan Kecamatan Sosoh Buay Rayap, sehingga dari 13 Kecamatan yang ada di Kabupaten Oku tinggal 2 kecamatan yang belum memiliki  Posko mobil pemadam kebakaran yaitu Kecamatan Muara Jaya dan Sinar Peninjauan.

“Untuk kecamatan Muara Jaya dan Sinar Peninjauan insya Allah sudah dialokasikan anggaran pada tahun 2020 mendatang,” pungkasnya.

Pengetesan mobil damkar baru oleh petugas

Terpisah Manajemen PT. Astanita Sukses Apindo yang diwakili Saiful Kamal sebagai pihak yang mengadakan kendaraan damkar tersebut menyampaikan bahwa kendaraan damkar tersebut memiliki garansi 5 tahun untuk pompa dan 2 tahun untuk karoseri.

“Kita memberikan garansi 5 tahun untuk pompa, karena pompa ini adalah jantung mobil pemadam kebakaran, dan garansi 2 tahun untuk karoseri misalnya ada kebocoran tanki atau lasan lepas,” jelas Saiful Kamal.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan percobaan penggunaan2 mobil damkar iitu dalam mengatasi kebakaran, dengan cara melakukan tes terhadap kekuatan pomba kedua mobil itu.  (bw)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

one × 3 =

Berita Populer