Yanuar Anose Jatuh Cinta di Kota Agung

Lahat, beritakite.com – Yanuar Anose ketua umum Sinergi Sriwijaya Lahat mengadakan sebuah perjalanan ke Desa Gunung Liwat Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat. (06/04/2018). Berikut adalah hasil coret-coretannya setelah dari sana.

================

Lagi, Sisa Peradaban Tradisional Lahat ini Membuatku Jatuh Cinta

Gunung Liwat, Kota Agung  – Pagi ini, adalah pertama kali aku menghirup deru dingin udara Gunung Liwat Kota Agung. Segelas teh panas, nasi goreng dan roti. Serta suara kucing meraung-raung dan burung mencari makan.

Kemarin pagi, pukul 09.00 WIB aku sampai ke Desa ini. Sebuah desa diujung kaki bukit. Sempat kaget, karena disini rumahnya besar-besar. Rumah rumah panggung, bahi, khas zaman dulu peradaban disini. Aku terbayang, bagaimana puyang zaman dulu, Membangun rumah sebesar ini, serumit ini, seindah ini.

Tak kalah membuat aku terperangah. Desa ini sunyi, sepi. Tidak ada orang sama sekali tempat aku bertanya. Hingga muncul seorang ibu-ibu tua, dan aku bertanya dimana rumah tetua kades. Kemudian muncul lagi seorang lelaki, melengkapi referensi jawaban pertanyaanku.

Aku panggil pak kades, tidak ada sautan. Rumah sebelah, sama saja. Semua rumah sama saja. Ternyata, desa ini sunyi, seperti tidak berpenghuni. Masyarakat semuanya pergi ke kebun kopi dan sawah.

Sawah disini luas. Dikaki bukit nan indah. Bukitnya nampak dekat, dan luas memandang. Masyarakat nya ramah. Menerima tamu dengan sangat ramah. Hingga kopi dan teh selalu tersedia di setiap rumah yang kutemui sejak siang itu.

Aku masuk satu rumah bahi. Rumah Pak Asnan.Katanya,ini rumah neneknya. Warisan. Sangat besar rumahnya. Ketika masuk, banyak bilik. Banyak ruang. Dan begitu rumit. Aku terbayang, inilah bentuk rumah zaman nenek moyang. Kayunya masih kokoh.

Paginya, terdengar suara canda rakyat sebelum ke ladang harapan. Sambil menjemur kopi. Aku mendekat, bercanda seadanya. Kemudian pamit pulang. Dari sebuah sisa peradaban panjang masa lampau. Betapa banyak sejarah disini, yang menjadi perantara saksi bisu.

Kesekian kalinya, aku jatuh cinta dengan peradaban ini. Kali ini di Kota Agung.

(vinna)

Sawah Masyarakat

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

five × two =

Berita Populer

Terbaru