oleh

Prodi Keperawatan Baturaja Gelar Penyuluhan Cara Merawat Luka Di SMK Kesehatan Bina Marta

OKU, beritakite.com – Politeknik Kesehatan Palembang Prodi Keperawatan Baturaja pada Sabtu (27/07/2019) melaksanakan kegiatan penyuluhan cara merawat luka modern dalam asistensi keperawatan luka di SMK Kesehatan Bina Marta Baturaja.

Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi Keperawatan Baturaja yang terdiri dari D. Eka Harsanto, S.Kp., M.Kes., Ni Ketut Sujati, APP., M.Kes dan Suryanda, S.Pd., M.Kes., tersebut diikuti oleh siswa/Siswi SMK Kesehatan Bina Marta Baturaja Jurusan Keperawatan sebanyak 3 kelas yang terdiri dari siswa/siswi kelas kelas XI dan kelas XII.

Ni Ketut Sujati salah satu Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi Keperawatan Baturaja menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini agar siswa SMK Kesehatan Bina Marta akan memiliki kemampuan asistensi merawat luka dan tumbuh motivasi  untuk memahami perawatan luka melalui Pendidikan di Prodi Keperawatan Baturaja

“Target dari kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan siswa SMK Kesehatan Bina Marta mengenai pengetahuan tentang pentingnya mencegah komplikasi luka dan mengenal tanda tanda bahaya luka oleh masyarakat,” terang Ni Ketut Sujati kepada beritakite.com.

Siswa/siswi SMK Kesehatan Bina Marta Jurusan Keperawatan yang dibagi dalam dua kelasa nampak antusias menyimak materi penyuluhan yang dismpaikan oleh D. Eka Harsanto, S.Kp., M.Kes., dan Ni Ketut Sujati, APP., M.Kes. dibantu oleh mahasiswa dan mahasiswi Prodi Keperawatan Baturaja.

Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Keperawatan Baturaja saat melaksanakan penyuluhan di SMK Kesehatan Bina Marta Baturaja

Dalam penyampaian materinya D. Eka Harsanto, S.Kp., M.Kes., menyampaikan tentang jenis-jenis luka dan metode perawatan luka.

Menurutnya  jenis luka terbagi atas luka akut dan kronis. Terdapat perbedaan dalam proses penyembuhan luka akut dan kronis. Untuk luka akut yang dapat disebabkan karena jatuh dari motor, waktu penyembuhan yang dilakukan berkisar pada rentang dua hingga tiga minggu. Sedangkan, untuk luka kronis yang disebabkan penyakit serius seperti diabetes waktu penyembuhan cenderung lebih lama, yakni berkisar pada rentang empat hingga enam minggu.

Tiga teknik dasar perawatan luka adalah dengan mencuci luka, menentukan dasar luka dan memilih balutan yang tepat.

Selain menyampaikan materi Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Keperawatan Baturaja juga memberikan motivasi kepada siswa/siswi SMK Kesehatan Baturaja.

“Dengan adanya perawat yang pintar merawat luka, maka setidaknya penderitaan pasien bisa dikurangi, dengan ketelatenan, dengan cinta dengan kasih sayang dan dengan bersandar kepada kekuasaan Alllah, kita bisa merawat lukanya lalu dia sembuh dan kakinya tidak jadi dipotong, akan membuat pasien dan keluarganya bahagia” tutur Ni Ketut Sujati

Ni Ketut Sujati juga menyampaikan bahwa ketika menjadi perawat  lalu bisa merawat luka, bisa memberikan kasih sayang kepada sesama, meringankan beban mereka, maka itu akan menjadi pahala jariyah.

Siswa SMK Kesehatan Bina Marta terlibat aktif dalam kegiatan penyuluhan

“Yang Paling membahagiakan bagi seorang perawat adalah ketika melihat seorang pasien yang tadinya bertahun-tahun menderita karena luka dapat tersenyum kembali karena kakinya tidak jadi diamputasi,” sambungnya.

Sementara itu Siswa/siwi SMK Kesehatan Bina Marta Baturaja menyampaikan bahwa mereka sangat berterimakasih dengan adanya program penyuluhan dari Prodi Keperawatan Baturaja tersebut.

“Dengan program ini kami dapat menambah pengetahuan kami tentang perawatan luka,dan tentang bagaimana cara tepat penanganan luka,” tutur Ria salah satu siswi SMK Kesehatan Bina Marta Baturaja. (bw)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *