oleh

Setahun Dipimpin Plh Bupati, OKU “Dikepung” Demo

-OKU-1398 Dilihat

OKU – Kondisi pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang setahun terakhir dipimipin oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati mengundang reaksi dari berbagai elemen masyarakat.

Bertepatan dengan peringatan “ulang tahun” masa jabatan Plh Bupati OKU yang jatuh tepat pada hari ini (Selasa, 8 Maret 2022) beberapa elemen masyarakat melakukan aksi demonstrasi di Kota Baturaja untuk menyuarakan kekecewaan mereka.

Diketahui 2 Gedung Pemerintahan Utama di Kabupaten OKU yakni Kantor Bupati OKU dan DPRD OKU di kepung oleh ratusan demonstran yang menyampaikan aspirasi kekecewaan mereka karena Gubernur Sunsel belum juga menunjuk dan menetapkan Pj Bupati OKU setelah 1 tahun kekosongan kepemimpinan di OKU.

Aksi demonstrasi di Kantor Bupati OKU digelar oleh Aliansi Masyarakat Peduli OKU (AMP-OKU) yang merupakan gabungan dari beberapa Ormas dan Lembaga Swadaya Masyarakat.

Sementara itu aksi di DPRD OKU digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Baturaja (BEM Unbara).

Dalam aksinya di Kantor Bupati OKU, AMP- OKU menyindir Gubernur Sumatera Selatan dengan memberikan Piagam “Penghargaan” Rekor Plh Bupati Terlama di Indonesia kepada Plh Bupati OKU Drs. Edward Candra, MH.

Piagam “Penghargaan” tersebut diterima oleh Asisten 1 Setda OKU Slamet Riyadi, M.Si., didampingi Kasat PolPP Agus Salim di halaman Pemkab OKU.

“Piagam ” Penghargaan” ini kita berikan karena Plh Bupati OKU menjadi pemecah Rekor Plh Bupati bterlama di Indonesia,” teriak koordinator aksi dari AMP OKU Rahul Roy Adie Saputra saat menyampaikan orasinya.

Dikatakan Rahul, penyerahan piagam ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat OKU terhadap Gubernur Sumatera Selatan yang tak kunjung menunjuk PJ Bupati OKU.

“OKU butuh Pj Bupati yang memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan, bukan Plh yang kewenangannya terbatas,” ujar Rahul.

Aksi AMP-OKU di Halaman Kantor Bupati OKU

Sementara itu ratusan mahasiswa dari BEM Unbara yang melakukan aksi demonstrasi di DPRD OKU juga meneriakkan kekecewaan mereka karena OKU telah 1 tahun di pimpinan Plh Bupati

Para mahasiswa bahkan sempat melakukan aksi bakar ban di halaman DPRD OKU, aksi bakar ban ini dilakukan sebagai bentuk rasa kecewa mereka atas kebijakan Gubernur Sumsel yang terkesan mengulur-ngulur waktu melantik Pj Bupati OKU.

Ratusan nahasiwa ini juga mendesak agar Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru, segera melantik Penjabat (Pj) Bupati OKU.

“Kita mendesak agar gubernur segera melantik Pj Bupati OKU,” tegas Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) BEM Unbara, Yegi Mahendra.

Dikatakqn Yegi, sudah genap 1 tahun OKU dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Bupati OKU dan ini merupakan yang terlama di Indonesia.

“Kok di daerah lain seperti Muara Enim, Pj Bupatinya dalam hitungan bulan sudah dilantik. Tetapi kenapa di OKU bisa sampai 1 tahun seperti ini. Memang OKU ini mau diapakan oleh gubernur,” sesalnya.

Selain aksi bakar ban para mahasiswa ini juga membawa replika kue tart serta piagam penghargaan untuk Plh Bupati OKU Edwar Candra yang genap 1 tahun menjabat sebagai Plh Bupati OKU.

Aksi para mahasiswa ini sempat diwarnai ketegangan dengan aparat Pengamanan Dalam (Pamdal) DPRD OKU, ketegangan diawali saat mahasiswa yang merasa kesal akhirnya mencoba masuk ke dalam gedung DPRD OKU.

Aksi nekat mahasiwa itu tentu saja membuat beberapa anggota PAMDAL DPRD OKU sedikit berang. Sehingga terjadila aksi saling dorong antara mahasiswa dengan anggota pengamanan di gedung wakil rakyat tersebut.

Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Baturaja Timur yang dipimpin AKP Hamid dibantu Satpol PP OKU sigap, sehingga bisa mendinginkan suasana.

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *