oleh

MUSDA KE II JSIT INDONESIA KABUPATEN LAHAT, TUBAGUS MENJADI KETUA

-Lahat-1492 Dilihat

LAHAT, Beritakite.com – Musyawarah Daerah (Musda) ke II Jaringan Sekolah Islam Terpadu Kabupaten Lahat menetapkan Tubagus Muhammad Abdus Somad yang kerap disapa Ustadz TB (Tubagus), sebagai Ketua JSIT Indonesia Kabupaten Lahat periode 2022-2026 menggantikan Muhammad Hatta.

Terpilihnya Tubagus berdasarkan rapat tim formatur yang terdiri dari 5 orang. Kemudian ditetapkan di sidang pleno.

Tubagus dikenal oleh teman kerjanya sebagai pribadi yang serius dengan amanah, bekerja tuntas, dan jarang bergurau. Beliau juga tak perlu diragukan lagi menjadi sosok pemimpin yang sekaligus sebagai Da’i dan tenaga pendidik sesuai bidang ilmu beliau.

Musda ke II JSIT Indonesia Kabupaten lahat ini berlangsung di Gedung PKK, tanggal 13 Agustus 2022 dari pukul 07.30 – 13.00 wib kurang lebih. Sebanyak 10 sekolah Islam terpadu mengikuti musda. Terdiri atas 3 TK, 3 SD, 3 SMP, dan 1 SMA Islam Terpadu di kabupaten lahat.

Musda kali ini juga tak sekedar Musda, sambil Tim Formatur & Pengurus JSIT lama melakukan sidang penentuan Ketua dan Kepengurusan baru, diisi pula dengan Seminar Pendidikan dengan Tema “Penguatan Karakter Pendidikan SIT untuk Mengokohkan Kolaborasi dan Kontribusi Bagi Negeri” bersama Ustadz Wasito, S.Pd., M.Si., selaku Sekretaris Jendral JSIT Sumsel. Beliau juga sekaligus mewakili dari JSIT Wilayah untuk membuka dan memberi kata sambutan di Musyawarah Daerah Ke II JSIT Indonesia Kabupaten Lahat.

Dalam sambutan Ustadz Wasito mengatakan tertulis “Indonesia” setelah “JSIT” di logo JSIT itu memaknai bahwa JSIT insyAllah akan ada di seluruh Indonesia.

Dengan adanya JSIT di Indonesia diharapkan menjadi Nashrul Fikroh (Peningkatan Wawasan), Tanmiyatul Kafaah (Peningkatan Keterampilan), dan Kasbul Ma’isyah (Peningkatan Kesejahteraan).

Dalam seminarnya Ustadz Wasito juga mengatakan mengenai ciri khas Sekolah Islam Terpadu itu ada 3 yakni memadukan secara integratif nilai dan ajaran islam dalam kurikulum, pendekatan pembelajarannya efektif, dan pelibatan yang optimal serta kooperatif antara guru dan orang tua serta masyarakat.

Lalu Ustadz Wasito juga memberikan tips dan cara bagaimana menjadi “Guru yang dirindukan Siswa nya untuk hadir di kelas”.

Usai dari Seminar Pendidikan, dilanjutkan dengan Penyebutan hasil sidang pleno dan Pelantikan Ketua & Kepengurusan terbaru JSIT Indonesia Kabupaten Lahat oleh Ustadz Wasito.

Kemudian Ustadz Wasito mempersilahkan Ustadz Tubagus memberikan kata sambutan.

Saat sesi sambutan, ada 5 poin dari Ustadz Tubagus yakni:

1. Pengurus yang baru siap menjadik tim yg solid dan kokoh untuk melanjutkan tugas dan amanah serta program-program yang telah dijalankan kepengurusan periode sebelum nya.

2. Bersama Struktur JSIT Kabupaten Lahat yg baru siap hadirkan pendidikan yang berkualitas dengan target unggul secara akademi juga unggul dalam pembinaan karakter anak didik juga seluruh penyelenggara pendidikan yang terlibat.

3. Siap mengokohkan Kolaborasi dengan semua lembaga pendidikan yang ada menuju Indonesia Maju dan terdepan untuk menyiapkan generasi hebat para calon penerus bangsa yang cinta tanah air menjunjung tinggi 4 pilar Pancasila, UUD’45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

4. Siap berkreasi dan berinovasi serta ekspansi dalam meningkatkan dan mengokohkan kontribusi pelayanan dan pengembangan pendidikan berbasis realitas kebutuhan dan budaya daerah atau keunggulan lokal.

5. Siap berkerja dan berkarya untuk kejayaan Indonesia melalui pengabdian kita di dunia pendidikan dalam upaya membangun dan menguatkan karakter anak bangsa.(Sr)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *