oleh

Beredar Video Wabup Lahat Singgung Dugaan Pungli di Salah Satu Instansi, PLH Kadisdik: Akan Ditelusuri dan Ditindak Jika Terbukti

-Lahat-755 Dilihat

LAHAT, Beritakite.com – Sebuah potongan video yang memperlihatkan pernyataan Wakil Bupati Lahat, Hj. Widia Ningsih, S.H., tengah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat dan aparatur sipil negara. Dalam video yang diduga diambil saat kegiatan Pengukuhan dan Penyerahan Surat Keputusan Bupati Lahat tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun Anggaran 2024 di halaman Kantor Bupati, Senin (27/05/2025), Widia menyebut adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) di salah satu instansi pemerintahan.

Pernyataan yang disampaikan di hadapan para CPNS itu menyebut adanya kasus “dimintai uang dan emas”, tanpa menjelaskan secara rinci instansi atau oknum yang dimaksud. Hal ini memicu reaksi publik yang mempertanyakan konteks pernyataan tersebut, terutama karena disampaikan dalam forum resmi pemerintahan.

Menanggapi isu yang berkembang, Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Dr. Hasperi Susanto, S.Pd., M.M., yang disebut-sebut memimpin instansi terkait, memilih bersikap terbuka dan mengedepankan klarifikasi.

“Kami menghormati pernyataan Ibu Wakil Bupati dan akan menindaklanjuti informasi tersebut secara proporsional. Untuk memastikan kebenarannya, kami akan mengonfirmasi langsung kepada beliau agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujarnya kepada awak media.

Hasperi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga integritas lembaga dan akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan indikasi pelanggaran.

“Kalau ada oknum yang terbukti melakukan pungli, tentu akan kami tindak sesuai prosedur. Kami tidak akan mentolerir hal-hal yang mencederai kepercayaan publik,” imbuhnya.

Sementara itu, sejumlah pihak menyayangkan penyampaian isu sensitif tersebut di forum terbuka tanpa disertai klarifikasi lebih lanjut. Mereka berharap agar seluruh elemen pemerintahan dapat menempuh langkah-langkah institusional yang sesuai, demi menjaga stabilitas birokrasi dan citra pelayanan publik di Kabupaten Lahat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Wakil Bupati terkait konteks pernyataan dalam video yang beredar. Masyarakat pun berharap adanya kejelasan agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan dan menjaga marwah lembaga pemerintahan di daerah.(jn)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *