Pagar Alam — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Pagar Alam turut berperan aktif dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III yang digelar oleh Kepolisian Resor (Polres) Pagar Alam pada Rabu (09/07). Kegiatan ini dilaksanakan di area lahan milik Polres sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional ketahanan pangan dan peningkatan produksi jagung lokal.
Kepala Lapas Kelas III Pagar Alam, Yoshar Julizar, beserta jajaran turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan Lapas menjadi wujud nyata sinergitas antar lembaga dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan perhutanan sosial secara produktif dan berkelanjutan di wilayah Pagar Alam.
“Kami di Lapas Pagar Alam sangat mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari upaya bersama menjaga ketahanan pangan nasional. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, kegiatan ini juga membangun kolaborasi nyata antarinstansi di daerah,” ujar Yoshar Julizar di sela kegiatan.
Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menindaklanjuti arahan pemerintah pusat terkait penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Dalam sambutan yang dibacakan oleh perwakilan Polres, Menteri Pertanian Republik Indonesia menekankan bahwa sektor pertanian merupakan pilar penting dalam menjaga kestabilan ekonomi nasional. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersatu mendukung pengembangan pertanian berbasis kearifan lokal dan teknologi tepat guna.
Sementara itu, Kapolri melalui pernyataan resminya menyampaikan bahwa jagung merupakan komoditas strategis dalam mewujudkan swasembada pangan. Ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh jajaran kepolisian dan mitra strategis dalam mendukung program ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, diharapkan kegiatan penanaman jagung serentak ini mampu memberikan dampak positif tidak hanya dalam aspek produksi pangan, tetapi juga dalam memperkuat sinergi antar lembaga pemerintah, termasuk Lapas, kepolisian, dan instansi terkait lainnya di Pagar Alam.











