oleh

Mitos Politik 

-artikel-44 Dilihat

Oleh : Pimred Berita Kite

LAHAT, Beritakote.com – Di Olimpus, Zeus terilhami. Bakal hadir anak  yang lebih hebat dari dirinya. Strategi yang paling tuntas adalah dengan memakan istrinya agar nubuwat (mantike’) itu tak terwujud.

Sakit kepala yang luar biasa melanda Olimpus, pertama dan dahsyat dikepala Zeus. Alternatif meredakannya dengen membelah kepalanya dengan Kampak.

Dari terbelah dahi sang raja dewa muncul lah sosok wanita muda dihadapannya. Athena lahir tak mengalami fase seharusnya. Tetiba  muncul sebagai wanita muda berdiri memakai zirah.

Athena adalah Dewi kebijaksanaan, seni perang dan keberanian. Sorot warna matanya yang abu-abu berkilat sangat kontras dengan titlenya (bijaksana). Abu-abu berkilat menjadi ciri kecepatan dalam ketegasan.

Takdir yang dihindari Zeus, justru lahir (muncul) dari dahinya. Athena. Dia hadir  menjadi salah satu seturut  dari 12 jajaran kuasa Olimpus. Zeus menerima takdir yang tak dapat ia hindari, rangkaian restunya, Athena berhak menggunakan salah satu kilat petir miliknya.

Mengaitkan mitologi dengan politik bisa saja dinilai absurd. Tetapi, minimal ada analogi yang bisa kita pakai untuk belajar menterjemahkan sesuatu yang absurd kedalam politik tersebab politik adalah seni ketidak mungkinan.

18 April 2026 mendatang Partai Kebangkitan Bangsa menghadapi perhelatan Musyawarah Cabang. Dalam Politik Lokal beberapa hari ini publik menubuwatkan sosok perempuan yang bakal terpilih pada musyawarah.

Publik seolah menguji kembali mata Kampak yang pernah diayunkan pada perhelatan pilkada 2024 silam kewajah demokrasi kita menghadirkan salah satu sosok pemimpin perempuan. Nubuwat publik pasti sudah sampai ke Pimpinan Pengurus Pusat.

Tentu saja pimpinan pusat partai akan menggunakan kalkulasi yang cermat bahwa yang di nubuwatkan publik Lahat bisa jadi pemilik armor (zirah) terkuat untuk kontestasi politik masa yang akan datang. Artinya, memang harus ada bekal dari Pimpinan Pusat sebagai tools untuk memenangkan kontestasi pileg maupun pilkada kedepan.

Partai Kebangkitan Bangsa berlatar santri dan kyai tentu saja tak terpengaruh dengan konsep Mitologi atau filsafat absurd. Apatah lagi dengan nujum-nujum publik semisal abang nda Bakrun Satia Darma yang meramal nama “Parisman” menjadi yang terpilih pada musyawarah mendatang.

Dalam mitologi Yunani, ujian Athena salah satunya adalah kecepatan petir yang sedari awal Zeus berikan. Seolah ingin mengingatkan kedahysatan tool yang Athena genggam.

Kalaupun tak terpilih, sang Dewi yang justru akan menggunakan Kampak publik untuk tetap menjaga selaiknya Dewi Athena menjaga kota Athena dengan seni perang dan kebijaksanaan.

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *