Anggota Satlantas Polres OKU memindahkan tumpukan material

Bahayakan Pengguna Jalan, Satlantas Polres OKU Pindahkan Tumpukan Material

Baturaja – Tumpukan matrial berupa pasir dan batukarang di jalan Imam Bonjol Kelurahan Sekarjaya Ogan Komering Ulu (OKU), akhirnya disingkirnkan anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres OKU dipimpin langsung Kanit Turjagwali Aipda Andi Hendrianto bersama dua anggotanya, Senin sore (28/6/2021).

Penyingkiran material yang memakan separuh bahu jalan ini dilakukan setelah adanya kecelakaan dan sempat viral di media sosial juga adanya laporan pengguna jalan yang resah akibat adanya tumpukan tersebut yang tetap dibiarkan sejak beberapa hari belakangan.

“Ya ini kamu lakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan apalagi kawasan jalan ini cukup ramai, kita bersama anggota dan wartawan berinisiatif melakukan ini,” jelas Aipda Andi.

Andi menjelaskan, pihaknya sendiri sebelumnya sudah mencoba menghubungi pemilik material tersebut. Namun, tidak ada jawaban dan terkesan mengabaikan tumpukan yang memakan separuh bahu jalan.

“Sesuai UU LAJ no.22 thn 2009 no.28 ayat 1 yo 274 ayat 1 menempatkan material di jalan dapat menyebabkan laka lantas dan menghambat arus lalu lintas. Atas dasar itulah kami melakukan ini, karena ini bagian dari pelayanan terhadap pengguna jalan,” kata Andi.

Dijelaskan Aipda Andi sebelumnya sudah ada satu korban kecelakaan akibat tumpukan pasir dan batu ini.

Lebih jauh dijelaskan Aipda Andi, bagi siapapun yang menumpahkan material agar bisa memperhatikan aspek keselematan pengguna jalan jangan sampai timbul korban kesecalakaan.

“Kami harap siapapun itu bisa memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan jangan seperti kejadian ini seenaknya saja menaruh material. Karena jelas ini menyalahi aturan khususnya lalu lintas,” tegas Aipda Andi.

Tumpukan Material Viral di Media Sosial

Sebelumnya tumpukan material di Jalan Imam Bonjol tersebut viral di media sosial karena tumpukannya memakan sebagian badan jalan dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Tumpukan material bahan bangunan di Jl. Imam Bonjol yang membahayakan pengguna jalan 

“Minta tolong siapo yang punyo perumahan Royal Residen di arah tebing rais material anda ditengah jalan kasiani kami pengguna jalan, jalan lah sempit kiri kanan lobang dalam,”tulis akun Facebook Dody Warta Oku lengkap bersama foto.

Beberapa komen pun bermunculan dengan berbagai kalimat yang sacara umum menyayangkan adanya tumpukn material itu.
“iyolah matrial siapo itu, fikirkan kan pulok wong nak lewat,”tulis akun bernama Rendi Hardani.

“Tolong yg berkepentingan kinak kudai jlan lah sempit mane banyak lubang.. nginak nginak numpahkan matrial,”tulis N Ali.

Hal senada dikomen oleh akun Tobby Bobi,”asli kk, sangat menganggu pengguna jalan,”keluhnya.

Terpisah, pengamat sosial jalan dan lalu lintas lokal OKU, Radius Susanto SE turut angkat bicara. Radius mengaku apa yang dilakukan oknum apalagi diduga dilakukan oknum pengembang perumahan ini sangat tidak berfikir panjang dampaknya terhadap pengendara. Dikatakanya hal ini jika seandainya terjadi kecelakaan korban bisa menuntut pemilik matrial.

“Jelas itu sangat membahayakan seharisnya pemilik bisa segera menyingkirkan matrial itu. Apalagi dikaitkan dengan undang-undang lalu lintas ini sangat tidak dibolehkan,”tukas Radius.

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

three × four =