Lokasi penggrebekan pesta narkoba

Mantan Anggota DPRD OKU Diduga Ikut Ditangkap Dalam Penggrebekan Pesta Narkoba

OKU – Sebanyak 12 orang dikabarkan ditangkap Satuan Narkoba Polres Ogan Komering Ulu (OKU) saat sedang melakukan pesta narkoba jenis ganja pada Selasa (6/7/21) malam, penangkapan tersebut terjadi di pulau (gundukan batu dan pasir ditengah sungai yang timbul akibat surutnya air Sungai Ogan) di seberang Jl. Pangeran Hajib 2 Kelurahan Sukajadi Kecamatan Baturaja Timur.

Kabar penangkapan tersebut makin heboh lantaran salah satu yang ikut ditangkap oleh Satres Narkoba Polres OKU adalah mantan anggota DPRD OKU berinisial SI.

Kabar ikut ditangkapnya mantan anggota DPRD OKU itu juga dibenarkan oleh R saat dikonfirmasi media ini, menurutnya dirinya mendapatkan info bahwa SI ikut ditangkap.

“Benar infonyo IS melok diangkut,” ujar warga yang tinggal di Jl. Dr. Sutomo itu.

Saat awak media mendatangi lokasi penangkapan sisa-sisa “pesta” masih nampak jelas berserakan diatas hamparan rumput hijau yang tumbuh pada tumpukan pasir. Botol bekas minuman keras jenis anggur merah, beberapa botol bekas air mineral berisi sisa tuak, beberapa bungkus rokok yang masih ada isinya dan juga bungkus kacang garing yang masih ada isinya nampak berserakan ditempat itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari saksi mata berinisial A yang pada saat penangkapan berada dilokasi kejadian, penangkapan tersebut terjadi sekira pukul 21.30 WIB.

“Benar tadi malam sekitar jam 21.30 ada penangkap di pulau itu, ada 12 orang yang ditangkap,” ujar A seraya menunjuk gundukan batu dan pasir yang telah ditumbuhi rumput.

Saksi mata A juga membenarkan bahwa mantan anggota DPRD OKU berinisial SI ikut ditangkap dalam penggrebekan itu.

“Iyo dio jugo melok (dia ikut ditangkap),” ujarnya.

Dibeberkan A bahwa lokasi penangkapan memang sering digunakan oleh warga sekitar untuk berkumpul dan karaoke sambil minum minuman keras.

“Biasanya cuman karaoke dan minum (miras) dan bawa lampu, entah mengapa tadi malam itu mereka gelap-gelapan,” bebernya.

Menurut A dirinya malam itu tengah memancing ikan di tepi Sungai Ogan tak jauh dari lokasi penangkapan para pemuja nakroba itu. Tiba-tiba menurutnya terdengar letusan senjata api yang awalnya dia sangka adalah suara petasan.

“Ku kiro suara percon (petasan), ku pikir sesama mereka saling menakuti, setelah saya lihat mereka lama ditanya, rupanya benar-benar polisi yang datang,” sambungnya.

Diceritakan A dirinya sempat diminta bantuan oleh Polisi untuk menggeledah para terduga pengguna narkoba. Dijelaskannya saat dia memeriksa kantong pakaian para terduga tidak ditemukan narkoba.

“Nah saat saya sampai ke orang yang bernama An, didepan An itulah ditemukan 1 linting ganja yang telah dipakai,” tambahnya.

Setelah ditemukannya barang bukti menurut A dirinya tidak lagi disuruh melanjutkan menggeledah, dan An menurutnya langsung di borgol polisi.

“Sudah lamo kami ngincar Kau (An) tapi baru sekarang ada bukti,” cerita A menirukan ucapan salah seorang anggota polisi.

Selanjutnya dijelaskan oleh A bahwa An bersama 11 orang lainnya termasuk mantan anggota DPRD OKU langsung dibawa oleh polisi.

Terpisah saat awak media mencoba mengkonfirmasi perihal penangkapan 12 orang diduga pemuja narkotika itu dan juga ikut ditangkapnya mantan anggota DPRD OKU kepada Kapolres OKU melalui Kasie Humas Polres OKU, awalnya Kasie Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal menyampaikan bahwa dirinya belum mengetahui adanya penangkapan itu. Namun setelah AKP Mardi Nursal mengkonfirmasi ke Satres Narkoba diperoleh kepastian adanya penangkapan tersebut.

“Benar kemarin malam ada penangkapan, belum di release ke kawan-kawan wartawan karena masih pengembangan,” ujar AKP Mardi Nursal.

Saat ditanya terkait ikut dirangkapnya mantan anggota DPRD OKU, AKP Mardi Nursal menegaskan bahwa dirinya belum dapat memberikan jawaban.

“Nanti tunggu release saja,” tegasnya.

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

2 × four =

Berita Populer

Berita Sumsel

iklan kpu