oleh

Pemkab Lahat gelar apel kesiapsiagaan di halaman kantor Bupati

-Lahat-566 Dilihat

LAHAT, Beritakite.com – Pemerintah Kabupaten Lahat nyatakan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang semakin mengancam akibat cuaca ekstrem.

Untuk itu, Pemkab Lahat gelar apel kesiapsiagaan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih S.H.,M.H , yang di gelar di Halaman kantor bupati, Jumat (1/8/2025).

“Sumatera Selatan salah satu dari lima provinsi yang setiap tahunnya sering terjadi kebakaran hutan dan lahan, menduduki peringkat kelima yang salah satunya yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Riau Jambi dan Sumsel,” ujar Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH MH.

Dikatakannya, faktor utama kebakaran hutan dan lahan adalah karena iklim dan udara kering dan juga suhu yang panas faktor budaya manusia yang masih melakukan pembakaran lahan untuk aktivitas perkebunan.

“Jadi yang saya lihat sejauh ini kebanyakan faktor dari manusianya karena sering membakar lahan mungkin untuk aktivitas perkebunan, pertanian dan lain-lain. Kabupaten Lahat sendiri pada semester 1 meskipun belum puncaknya sudah terjadi lima kali kebakaran hutan dan lahan, pada bulan Juni terjadi dua kali di Kecamatan Lahat dan Kikim Timur.

Kemudian, pada bulan Juli terjadi tiga kali di Kecamatan Lahat, Kikim Timur dan Kikim Selatan, dalam minggu terakhir ini termonitor oleh satelit Kementerian lingkungan hidup di Kabupaten Lahat khususnya daerah Merapi area rata-rata setiap hari terdapat 5 titik yang ditimbulkan akibat aktivitas tambang batubara.

“Nah, jadi pengawasan kita semua untuk memperingatkan ini dari perusahaan tolong diingatkan tambang-tambang yang lain untuk menjaga lingkungannya terutama jangan sampai ada aktivitas tambang batubara yang menimbulkan penyebab atau faktor kebakaran hutan dan lahan,” himbau Widia.

Untuk itu, Wakil Bupati mengajak semua stakeholder pemerintah, TNI, Polri, swasta dan masyarakat saling bahu membahu dalam rangka penanganan kahutlah di Kabupaten Lahat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Drs. Ali Afandi mengatakan, dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Lahat, seluruh komponen stakeholder serta masyarakat mengecek kesiapsiagaan.

“Kita bersyukur tahun ini tidak separah tahun-tahun yang sebelumnya. Karena kemarau tidak terlalu panjang, jadi Agustus ini adalah puncaknya. Untuk itu, antispasi kita tertanggal Agustus sudah ada posko yang akan menangani Kahutla,” ucap Ali. (rk)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *