oleh

ASN Kota Pagar Alam Ditemukan Tewas Akibat Mandi Dibendungan Sungai Lematang

-Lahat-157 Dilihat

LAHAT, Beritakite.com -Malang menimpa Yulizar Nurmansyah alias Cucut, warga Blok C Nendagung, Kota Pagar Alam. Betapa tidak, lelaki yang tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinas Perhubungan Kota Pagar Alam, ditemukan tewas di kawasan Bendungan Air Baku Lematang, Kamis (7/5/2026).

Sebelum ditemukan tewas korban sekitar pukul 13.30 WIB, bersama keluarga sedang makan bersama di kawasan bendungan air baku Lematang, yang memang kerap dijadikan tempat bersantai dan berwisata. Setelah selesai makan, korban mandi di aliran sungai sekitar 100 meter di hulu bendungan. Korban diduga terseret derasnya arus Sungai Lematang, hingga terbawa ke bibir bendungan dan melewati air terjun.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lahat, Ali Afandi menerangkan, saat mendapati laporan, pihaknya langsung menuju lokasi. Dari keterangan warga yang tengah memancing di sekitar bendungan, korban sempat beberapa kali terlihat muncul ke permukaan, sebelum akhirnya hilang dan tidak terlihat lagi.

Setelah dilakukan pencarian, tim gabungan akhirnya menemukan korban hanyut di Bendungan Air Baku Lematang, Kamis sore (7/5/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Lebi Desa Karang Anyar. Korban diduga terseret derasnya arus Sungai Lematang, hingga terbawa ke bibir bendungan dan melewati air terjun bendungan.

Ali mengatakan, dalam pencarian pihaknya bersama BPBD Kota Pagaralam dan Basarnas, telah menerjunkan dua tim menggunakan perahu karet untuk menyisir aliran Sungai Lematang, dari bendungan ke arah hilir. Selain itu, tim darat bermotor juga dikerahkan menuju kawasan Lebi, guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh.

“Kendalanya, proses pencarian berlangsung cukup berat, karena air Sungai Lematang sedang dalam kondisi deras, ditambah aliran Sungai Lematang yang banyak jeram yang bergelombang. Beruntung tim juga kita terjunkan langsung menuju Lebih, sehingga korban cepat ditemukan sebelum hanyut lebih jauh,” katanya.

Disisi lain, Ali membeberkan, pihak ya juga tengah lakukan pencarian korban lain yang masuki hari ketiga, hanyut di Sungai Lematang di Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur.

“Saat ini, tim gabungan dari BPBD Lahat, BPBD Kota Pagar Alam bersama Basarnas, masih melakukan pencarian intensif di lokasi kejadian,” terang Ali Afandi.(Jn)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *