Dewantara Jaya, SP., MH /net

Beredar Polling Kandidat Calon Wakil Bupati OKU 2024, Dewantara Jaya Ungguli Kandidat Lain

OKU, beritakite.com – Jelang Pilkada serentak tahun 2024 nampaknya membuat suasana politik di Kabupaten Ogan Komering Ulu menjadi sangat dinamis. Wacana terkait siapa yang akan maju sebagai calon bupati atau calon wakil bupati di kabupaten berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang itu nampaknya terus bergulir.

Sejumlah nama disebut-sebut akan maju dalam Pilkada OKU 2024 mendatang, nama-nama mereka takhanya ramai diperbincangkan di warung-warung kopi, namun juga ramai di perbincangkan di dunia maya. Sejumlah polling mendadak muncul menghangatkan suasana politik di OKU.

Setelah sebelumnya ada polling tentang Siapakah yang Paling Cocok untuk Menjadi Bupati OKU tahun 2024 yang memunculkan nama Wakil Ketua DPRD OKU Yudi Purna Nugraha sebagai pemuncaknya, kini muncul pula polling tentang Kandidat Wakil Bupati OKU 2024 di situs polingkita.com (Read)

Dalam polling tersebut ada 8 opsi pilihan kandidat Wakil Bupati OKU 2024 yang disuguhkan oleh si pembuat polling, nama-nama tersebut adalah Mayor Purn. Johani S.Ag., Mirza Hairul Cahya, SE., Hendri Agustian, SH., M.Hum., Dr. H. Achmad Tarmizi, Roby Vitergo, ST., Dewantara Jaya, SP., MH., Parwanto, SH., MH., dan Naning Wijaya, ST.

Tak ada keterangan resmi siapa yang bertanggung jawab membuat polling tersebt, namun dari penelusuran media ini poling tentang Kandidat Wakil Bupati OKU 2024 di situs polingkita.com tersebut dibuat oleh si pembuat polling pada hari Selasa, 12 April 2022 pukul 15.52 WIB. Hingga berita ini dimuat (Kamis, 14 April 2022) pukul 07.00 polling tersebut telah menerima 1319 suara.

Dari pengamatan media ini hasil polling tentang Kandidat Wakil Bupati OKU 2024 itu, nama Ketua Bawaslu OKU Dewantara Jaya, SP., M.Hum., muncul sebagai kandidiat dengan suara terbanyak dengan jumlah perolehan sebanyak 592 suara, atau sebesar 44,88% (Read)

Disusul nama Ketua KPU OKU Naning Wijaya dengan perolehan suara sebanyak 416 suara atau 31,5% dan ditempat ketiga muncul nama Anggota DPRD OKU dari Partai Gerindra Parwanto, SH., MH., dengan 110 suara atau 8,4%.

Tangkapan Layar hasil polling Kandidat Calon Wakil Bupati OKU 2024 di situs polingkita.com

Menanggapi hasil polling tersebut media ini sempat mengkonfirmasi kepada salah satu orang dekat Dewantara Jaya melalui sambungan telepon dengan menanyakan bagaimana tanggapannya terkait hasil polling tersebut, pria yang enggan disebutkan namanya tersebut menyampaikan bahwa dirinya biasa saja menanggapi hasil poling tersebut.

“Itukan bukan sebuah survei resmi, mungkin hanya sekedar kegiatan iseng, karena siapapun bisa membuat polling dan segala hal bisa dibuat polling di situs poling kita itu,” ujarnya.

Saat disinggung apakah bukan pihaknya yang membuat polling tersebut, secara tegas dia menampik hal tersbut.
“Tidak, kami tidak pernah membuat polling seperti itu, karena Kak Dewan (Dewantara Jaya) saat ini fokus dalam tugasnya sebagi Ketua Bawaslu, saya pun tahu ada polling itu karena ramai beredar di grup WA,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKU, Naning Wijaya, sebagaimana dikutip dari harianrakyat.co.ic mengatakan bahwa polling atau survei yang berkaitan dengan kepemiluan atau Pilkada, itu lembaganya harus melaporkan ke KPU.

“Tentang kegiatan yang dilakukannya. Pakai metode apa. Kemudian apa nama Lembaga surveinya. Jadi tidak ada survei yang lantas sekonyong-konyong menyampaikan hasil surveinya. Dan sampai saat ini memang belum ada yang melapor ke kita terkait survei,” ungkap Naning.

Lantas bagaimana dengan polling yang beredar itu? Menurut Naning, mungkin itu hanya sekedar sebuah kegiatan kepentingan kelokalan pribadi. Bisa juga dikatakan hiburan jelang Pilkada.

Terpisah salah satu masyarakat OKU, Muslimin mengapresiasi polling tersebut karena nama-nama yang di jadikan kandidat juga merupakan nama-nama yang telah dikenal luas oleh masyarakat OKU.

Dirinya menilai adanya polling kandidat Calon Wakil Bupati OKU 2024 tersebut meskipun terkesan sebagai sebuah gurauan namun dia menilai hal itu dapat menjadi tolak ukur popularitas dan elektabilitas seorang tokoh.

“Memang terkesan hanya main-main, karena polling itu bukan dari lembag resmi, namun saya kira dengan jumlah suara diatas seribu suara itu bisa menjadi tolak ukur popularitas dan elektabilitas seseorang di tengah masyarakat,” ujarnya. (Read)

4 Komentar Pada Berita Ini.

Tinggalkan Balasan.

*

*

  • ladolades
    16 April 2022 at 05:23 - Reply
  • ladolades
    16 April 2022 at 05:23 - Reply
  • ladolades
    16 April 2022 at 05:24 - Reply
  • ladolades
    25 April 2022 at 10:17 - Reply
  • Berita Populer