oleh

Mahasiswa Cipayung Plus Lahat Gelar Aksi, Desak Bupati Copot Kepala Kesbangpol

-Lahat-28 Dilihat

LAHAT, Beritakite.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kabupaten Lahat menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, Senin (6/7). Aksi yang diikuti berbagai organisasi mahasiswa dan kepemudaan itu berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan kepada Bupati Lahat agar segera mencopot Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lahat. Tuntutan itu disampaikan melalui orasi, pembacaan pernyataan sikap, serta pemasangan spanduk bertuliskan “Seruan Aksi! Lahat Tak Diam! Copot Kaban Kesbangpol Lahat.”

Koordinator aksi menyampaikan bahwa demonstrasi digelar sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan di hadapan peserta aksi, Cipayung Plus Kabupaten Lahat menyebut terdapat dua persoalan yang menjadi dasar tuntutan mereka. Pertama, dugaan penyimpangan anggaran di lingkungan Kesbangpol Kabupaten Lahat yang dinilai berdampak pada terhambatnya pelaksanaan program dan kegiatan. Kedua, dugaan tindakan pelecehan verbal melalui pesan WhatsApp yang ditujukan kepada Kepala Kesbangpol Kabupaten Lahat.

Mahasiswa menilai kedua dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti secara serius demi menjaga marwah birokrasi dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Cipayung Plus Kabupaten Lahat yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), SAPMA, Relawan Anti Narkoba, dan Barisan Muda Lahat, meminta Bupati Lahat segera mengambil langkah tegas sesuai kewenangannya.

Selain itu, massa aksi memberikan waktu kepada Pemerintah Kabupaten Lahat untuk menindaklanjuti aspirasi yang telah disampaikan. Mereka berharap dugaan yang disampaikan dapat diproses secara transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Apabila tuntutan tersebut tidak mendapat respons, mahasiswa menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar sebagai bentuk konsistensi dalam mengawal isu tersebut.

Hingga aksi berakhir, demonstrasi berlangsung tertib. Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lahat maupun Kepala Kesbangpol Kabupaten Lahat terkait tuntutan dan dugaan yang disampaikan oleh massa aksi.(Jn)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *