Baturaja, beritakite.com – Peringatan pergantian tahun baru Islam di Kabupaten Ogan Komering Ulu di peringati dengan kegiatan Pawai Ta’aruf dalam rangka menyambut 1 Muharram 1440 H.
Kegiatan yang di ikuti oleh santri TK/TPA, lembaga-lembaga pendidikan dan sejumlah ormas Islam yang ada di Kabupaten OKU tersebut diselenggarakan oleh DPD Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten OKU pada hari ini (Selasa, 11/9/2018).
Pawai ta’aruf dalam rangka memerihkan pergantian tahun baru Islam tersebut mengambil start di depan Rumah Dinas Bupati OKU / rumah kabupaten dan finish di taman kota Baturaja.
Nampak hadir di panggung kehormatan pelepasan peserta pawai Bupati OKU, Dandim 0403 OKU, Kapolres OKU, Sekda OKU, Ketua Tim Penggerak PKK OKU beserta sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab OKU.

Acara pawai yang dilepas secara langsung oleh Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis tersebut mengambil tema Dengan menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1440 H Mari kita bertekad untuk menuju dan meraih hari esok yang lebih baik.
Ketua DPD BKPRMI OKU Rokhmat Subeki, S.Ag, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta yang mengikuti pawai ta’aruf tersebut berjumlah lebih kurang 11.000 peserta, hal ini berdasarkan jumlah kupon door prize yang telah dibagikan.
Selain itu menurut Rokhmat Subeki rangkaian Gebyar 1 Muharram 1440 H telah dilaksanakan semanjak 1 bulan yang lalu, dengan penyelenggaraan Gebyar Muharram di tingkat kecamatan yang diselenggarakan oleh DPK BKPRMI di 13 Kecamatan yang ada di OKU, hingga tingkat Kabupaten yeng diselenggarakan pada 1 September 2018.

“Untuk pawai 1 Muharram sudah mulai kita laksanakan rutin semanjak tahun 2010, sedangkan Gebyar Muharram sendiri baru kita laksanakan tahun ini” ujar Rokhmat Subeki.
Menurutnya kegiatan Gebyar Muharram ini dilaksanakan menggantikan gebyar Ramadhan yang biasanya rutin dilakukan BKPRMI OKU
“Kalau Ramadhan kan walaupun tidak kita laksanakan kegiatan Gebyar Ramadhan, masyarakat akan tetap ingat bulan Ramadhan dan bulan Ramadhan akan tetap meriah, namu kalau Muharram ini banyak masyarakat kita yang lupa bahkan tidak tahu dengan pergantian tahun batu Islam” sambungnya.
Sementara itu Bupati OKU dalam sambutannya menyampaikan bahwa semestinya kita tidak membedakan antara pergantian tahun baru islam dengan pergantian tahun baru masehi.
“Tahun bari islam tidak ada bedanya dengan tahun baru masehi, hanya kadang kita ini tidak tahu akan datangnya tahun baru islam, sedangkan tahun baru masehei 1 bulan sebelum pergantian tahun baru sudah banyak persiapan” ujar Bupati.
Bupati OKU menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan pawai ta’aruf yang diselenggarakan oleh BKPRMI tersebut.
“Kami mengapresiasi apa yang diadakan oleh BKPRMI falam menyambut tahun baru islam ini, semoga ini dapat menjadi media pengingat masyarakat akan pergantian tahun baru Islam” harap Bupati.

Berdasarkan pantauan beritakite.com acara pawai ta’aruf yang mengambil start di depan rumah dinas Bupati OKU dilanjutkan berjalan kaki melalui simpang stasiun kereta api Baturaja dan finish di taman kota Baturaja tersebut berjalan sangat meriah.
Kemeriahan tersebut bertambah saat pengundian hadiah utama dan door prize, sejumlah donatur menyumbangkan hadiah guna memeriahkan acara pawai ta’aruf tersebut.
Adapun donatur yang menyumbang terdiri dari badan usaha-badan usaha yang ada di Kabupaten OKU dan juga tokoh-tokoh masyarakat Kabupaten OKU. (bw)












Komentar