oleh

Pemkab Gelar Musrenbang RPJMD, Wabup Lahat : Prioritaskan Program dan Rakyat

-Lahat-784 Dilihat

LAHAT, Beritakite – Pemerintah Kabupaten Lahat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lahat Tahun 2025–2029, yang berlangsung di Gedung Pertemuan, Selasa (29/7/2025).

Dibuka langsung oleh Wakil Bupati, Widia Ningsih, S.H., M.H, Unsur Forkopimda Sekda, Chandra, S.H.,M.M, para staf ahli, asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, Ketua forum kepala desa se-Kabupaten Lahat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa RPJMD ini merupakan rencana yang dibangun untuk 5 tahun yang akan datang mencerminkan harapan dan impian masa depan di bumi Saganti Setungguan.

“Jadi program-program prioritas yang akan kita implementasikan dari tahun ini sampai 5 tahun ke depan, isu-isu krusial yang ada di Kabupaten Lahat akan kita jadikan program prioritas dengan tingkat arjensi,” ujarnya.

Dikatakannya, Isu-isu krusial seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan pelayanan publik harus menjadi prioritas utama. Ini bukan hanya rencana atas kertas, tapi menjadi tanggung jawab moral dan politik pemerintah daerah.

Wabup juga mengapresiasi atas keterlibatan aktif berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan ini, yang dinilai sebagai bagian penting dalam proses perumusan kebijakan pembangunan daerah.

Forum Musrenbang ini, menurutnya, menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian diterjemahkan dalam bentuk program-program konkret yang berdampak luas.

Ia mencontohkan beberapa sektor yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah, di antaranya peningkatan mutu pendidikan dengan penyediaan sarana dan beasiswa, pembangunan sektor pariwisata untuk menggerakkan ekonomi lokal, serta perbaikan sistem layanan kesehatan yang lebih manusiawi dan profesional.

“Kalau kita ingin anak-anak Lahat memiliki masa depan yang cerah, maka pendidikan harus jadi prioritas. Begitu pula dengan layanan kesehatan yang harus bersih dan berorientasi pada pelayanan, bukan sekadar prosedur administratif. Ini semua harus tertuang dalam RPJMD,” jelasnya.

Wabup juga mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah untuk tidak hanya sekadar menjalankan program rutin, tetapi juga harus mampu menciptakan inovasi yang relevan dan adaptif terhadap dinamika sosial dan perkembangan zaman.

“Jangan hanya mengandalkan rutinitas. Kita perlu inovasi, kreativitas, dan komitmen dari seluruh jajaran. Perangkat daerah tidak bisa pasif. Mereka harus proaktif membantu pemerintah mewujudkan visi pembangunan,” tegasnya.

Melalui Musrenbang RPJMD ini, Pemerintah Kabupaten Lahat berharap dapat menyusun dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah yang komprehensif, partisipatif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan lima tahun ke depan. (rk)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *