oleh

Sugiri : Sekolah Tidak Pernah Memberi Honor Kepada Tersangka Pembunuh RN

-Kriminal, OKU-1773 Dilihat

OKU, beritakite.com – Pernyataan ASW (19) tersangka pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap RN (12) siswi salah satu SMPN di wilayah Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kembali memantik kontroversi.

Tersangka pembunuh sadis dengan menggunakan modus mengajak korban ikut kegiatan ekstrakurikuler tersebut saat pres release kepada awak media menyatakan bahwa dirinya menerima honor dari SMP tempat korbannya RN bersekolah.

“Saya mendapat honor 350.000 setiap bulan,” ucap ASW.

Pernyataan pemuda kurus yang tega memperkosa, membunuh dan menusuk-nusuk korbannya menggunakan ranting itu langsung dibantah oleh Sugiri, S.Pd.I kepala sekolah tempat korban RN bersekolah.

Menurut Sugiri sekolah sama sekali tidak pernah memberikan honor kepada yang bersangkutan

“Karena yang bersangkutan (pelaku) bukan pembina, sudah barang tentu dia tidak ada SK (SK Pembagian Tugas -red),” ucap Sugiri saat dihubungi awak media via telpon.

Sedangkan pemberian honor menurut Sugiri harus sesuai SK yang diterbitkan oleh pihak sekolah.

“Jadi sekali lagi, sekolah belum pernah sama sekali memberikan honor kepada yang tersangka,” tegas Sugiri.

Sugiri mengatakan bahwa sekolah saat memberi honor harus ada tanda terima berdasarkan absensi kehadiran guru/pegawai sekolah yang bersangkutan.

“Kalau tidak ada dasar SK pembina, tidak berani sekolah mengeluarkan honor,” pungkas Sugiri. (bw)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *