TAWANGMANGU – Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan (SMK Kesehatan) Bina Marta melakukan melakukan kegiatan kunjungan industri (KI) ke Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu, Selasa (25/10/2022).
Kegiatan kunjungan industri yang merupakan bagian dari pelaksanaan kurikulum Program Pengenalan Dunia Usaha (PPDU) tersebut diikuti oleh 132 peserta yang terdiri dari 104 orang siswa/siswi dari 2 SMK Kesehatan yang berada dibawah naungan Yayasan Bina Marta yakni SMK Kesehatan Bina Marta Martapura dan SMK Kesehatan Bina Marta Baturaja dan 28 guru pendamping dari kedua sekolah tersebut.
Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) dalam sambutannya yang diwakili oleh Ketua Tim Pemandu, Kusumawati, M. Sc., Apt., saat menerima peserta Kunjungan Industri dari SMK Kesehatan Bina Marta menyampaikan rasa bangganya dan apresiasinya atas kunjungan SMK Kesehatan Bina Marta.
“Selamat datang di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT), kami merasa bangga dan mengapresiasi kunjungan industri ini,” ucapnya.
Dijelaskan oleh Kusumawati bahwa B2P2TOOT merupakan lembaga iptek Tanaman Obat dan Obat Tradisional sebagai agent pembangunan Kesehatan Tradisional Indonesia (Indonesia Traditional Medicine).
Ditambahkannya pula bahwa B2P2TOOT memiliki tanggungjawab untuk mengelola iptek Tanaman Obat dan Obat Tradisional dalam mendukung pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang optimal, melalui penelitian, pengembangan, pelatihan iptek, pelayanan iptek dan diseminasi.

“Silahkan nanti bapak/ibu dan siswa SMK Kesehatan Bina Marta untuk berkeliling melihat kebun, dan ke laboratorium, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan ditanyakan,” tambahnya.
Selanjutnya Kusumawati juga menyampaikan bahwa pihak B2P2TOOT siap bekerjasama dengan SMK Kesehatan Bina Marta dalam penelitian dan pengembangan tanaman obat.
“Sebagai tindakan lanjut dari kunjungan industri ini, SMK Kesehatan Bina Marta sebagai lembaga pendidikan bidang kesehatan kami harap dapat membuat kebun obat sendiri dalam skala kecil, kami dari B2P2TOOT siap mensupport dalam rangka penelitian dan pengembangan keilmuan,” tegas Kusumawati.
Ditambahkannya di Pulau Sumatera banyak sekali tanaman obat yang belum terkelola dengan baik, serta banyak jenis tanaman obat yang dapat tumbuh dengan baik di Sumatera.
“Ini adalah sebuah keunggulan dan potensi besar yang harus dimanfaatkan,” pungkasnya.
Selain diajak mengunjungi Kebun Tanaman Obat Telogo Dringo yang berada di lereng Gunung Lawu, dalam kunjungan industri tersebut siswa/siswi SMK Kesehatan Bina Marta juga diajak mengunjungi laboratorium B2P2TOOT.
Di laboratorium milik B2P2TOOT tersebut siswa/siswi SMK Kesehatan Bina Marta diperlihatkan proses pengolahan pasca panen tanaman obat hingga menjadi produk obat-obatan yang siap pakai berupa jamu, masker, dan berbagai produk lainnya.
Sementara itu Kepala SMK Kesehatan Bina Marta Baturaja, Bonirin, S.HI., S.IP., dan Kepala SMK Kesehatan Bina Marta Martapura, Pujiono, SP., S.IP., kepada media ini menyampaikan ucapan terimakasih kepada B2P2TOOT yang telah menerima rombongan SMK Kesehatan Bina Marta.
“Terimakasih kami sampaikan kepada B2P2TOOT yang telah menerima kunjungan kami dikebun tanaman obat di lereng Gunung Lawu ini,” ucap keduanya.
Dalam kunjungan ke B2P2TOOT tersebut, mereka berharap siswa/siswi SMK Kesehatan Bina Marta dapat menambah wawasan keilmuan mereka, dan Ilmu yang diperoleh dari B2P2TOOT diyakini akan sangat bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan di SMK Kesehatan Bina Marta.
“Semoga dapat memberikan wawasan ilmu untuk anak-anak kami utamanya dalam mendalami proses pembuatan obat-obatan untuk farmasi,” tandas keduanya.

Dalam kunjungan B2P2TOOT rombongan dari SMK Kesehatan Bina Marta diajak berkeliling kebun herbal serta mendapatkan berbagai penjelasan mengenai masing-masing tanaman yang ada dikebun tersebut.
Kunjungan industri SMK Kesehatan Bina Marta sendiri dilakukan sebagai bagian pelaksanaan kurikulum program pengenalan dunia usaha (PPDU).
Dalam kunjungan industri tersebut SMK Kesehatan Bina Marta mengunjungi sejumlah kota besar di pulau Jawa yakni Solo, Yogyakarta, Bandung dan Jakarta.
Sejumlah tempat yang dikunjungi dalam kegiatan kunjungan industri tersebut diantaranya Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT), Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Duta Bangsa Surakarta, Candi Prambanan, Rumah Sakit Universitas Gajah Mada, Candi Borobudur, City Tour Bandung dan Monumen Nasional (Monas) Jakarta. (Red)












Komentar