oleh

Tanam Bawang Merah Bersama Petani, Pj. Bupati OKU : Ini Sejalan Dengan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan

-OKU-1106 Dilihat

OKU, beritakite.com – Bawang (bawang merah dan bawang putih) menjadi salah satu komoditas yang menjadi penyumbang terbesar inflasi, hal tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., MM., M.Pd., saat melakukan penanaman bawang merah bersama Kelompok Tani Tani Makmur Desa Tungku Jaya Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Jum’at (17/2/2023).

“Bawang menjadi salah satu komoditi menjadi penyumbang terbesar inflasi, dan penanaman bawang merah yang dilakukan kelompok tani Di Desa Tungku Jaya ini sangat luar biasa” ucap Teddy Meilwansyah.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian OKU Ir. Joni Saihu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Ir. Ulia Mahdi, MM., Kadin PUPR Candra Dewana, Kadin Ketahanan Pangan Ir Supriyono dan Ketua Kelompok Tani Tani Makmur Desa Tungku Jaya, Minarno itu, Pj. Bupati OKU berharap agar Dinas Pertanian all out membantu petani agar usaha bawang petani berhasil.

“Desa Tungku Jaya mempunyai potensi yang sangat luar biasa dalam budidaya bawang merah, untuk itu saya meminta agar Dinas Pertanian OKU bisa all out membantu petani dalam pengembangan bawang merah ini,” pinta Teddy.

Teddy berharap, jika penanaman bawang merah di Desa Tungku Jaya tersebut berhasil, maka bisa menjadi proyek percontohan nasional. Disebutkan Teddy, hasil penanaman bawang di Desa Tungku Jaya ini sangat luar biasa, dalam 1 hektar bisa mencapai 14 ton.

“Luar biasa hasilnya, apa lagi nanti kita bisa melakukan intervensi hasilnya bisa lebih dari 14 ton,”imbuhnya.

Menurutnya dengan hasil tersebut OKU tidak akan tergantung lagi dengan daerah luar.

“Saat ini untuk penyediaan bawang merah kita masih tergantung dengan daerah luar. Mudah-mudahan dengan hasil penanaman ini kita tidak tergantung lagi dengan daerah luar,” harapnya.

Penanaman bawang merah ini juga lanjutnya sesuai dengan program yang digalakan Gubernur Sumsel H. Herman Deru yakni Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GMSP).

“Ini sangat sejalan dengan gerakan Sumsel mandiri pangan, nanti jika ini berhasil kita juga akan meminta seluruh pegawai di OPD untuk menanam bawang ini dirumah masing-masing minimal bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tandasnya.

Penanaman bawang merah di Lahan Kelompok Tani Tani Makmur Desa Tungku Jaya

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian OKU Joni Saihu mengatakan penanaman bawang ini dilakukan oleh Kelompok Tani Tani Makmur yang diketuai oleh Tejo Winarno yang merupakan petani inovatif tingkat nasional tahun 2022.

Dijelaskan Joni Saihu bahwa penanaman bawang merah tersebut ditanam di lahan seluas 1,5 hektar, yang merupakan lahan swadaya milik petani setempat.

“Bibit bawang ini dari brebes swadaya dari masyarakat. Dinas Pertanian membantu pupuk organik,” kata Joni

Disinggung soal tantangan Pj Bupati soal pengembangan Bawang Merah di OKU, Joni mengatakan Pihaknya akan berusaha. Selama ini pihaknya telah menyediakan sarana produksi sesuai kemampuan APBD.

“Kita juga melakukan pembinaan dan pendampingan. Kita juga mengupayakan bantuan dari pusat yakni APBN, tahun ini kelompok tani tersebut mendapat bantuan pusat berupa bangsa pengeringan bawang merah,” sebutnya.

Joni optimis pengembangan budidaya bawang merah ini bisa berhasil, apa lagi sistem penanaman bawangan di kelompok tani ini sudah menggunakan metode modern sistem pengairan menggunakan springkler.

“Harapan kita bisa dikembangkan,” tandasnya. (Red)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *