oleh

Tanpa Pemberitahuan, Pemadaman Seharian Picu Warga Geruduk Kantor PLN

-Lahat-17 Dilihat

LAHAT, Beritakite.com— Pemadaman listrik yang berlangsung hampir 24 jam memicu kemarahan warga Kelurahan Pagar Agung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Puluhan warga dari Gang Masjid Muhajirin mendatangi Kantor Gangguan PLN di kawasan Lembayung, Simpang Jaksa, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas pemadaman listrik yang dinilai tidak wajar dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Salah satu warga, Santo, mengatakan bahwa pemadaman listrik terjadi tidak merata di wilayah mereka. “Ada sebagian rumah yang mati lampu hampir 24 jam, sementara yang lain tidak,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Noprizal. Ia mengaku geram lantaran listrik di rumahnya padam hampir sepanjang hari tanpa kejelasan dari pihak PLN. “Kami datang ke kantor PLN untuk mempertanyakan hal ini karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” katanya.

Akibat pemadaman tersebut, aktivitas warga terganggu. Sejumlah warga bahkan melontarkan kritik keras terhadap kinerja PLN yang dinilai tidak profesional dalam memberikan pelayanan

Mereka juga menyoroti ketimpangan perlakuan. Di satu sisi, pelanggan yang menunggak listrik dikenai denda hingga pemutusan secara tegas, sementara di sisi lain, pemadaman terjadi tanpa penjelasan yang memadai.

Menanggapi hal itu, Kepala MULP Lembayung, Rizki Tungguan, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. Ia menjelaskan bahwa gangguan listrik terjadi akibat kerusakan infrastruktur yang dipicu cuaca ekstrem.

“Untuk wilayah Pagar Agung, gangguan disebabkan kabel putus dan saat ini sedang dalam perbaikan. Sementara di Gunung Gajah, penanganan masih bertahap karena sebelumnya terjadi kendala operasional pada beberapa trafo,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Rizki menambahkan, hujan deras disertai petir yang terjadi sebelumnya menyebabkan sejumlah kerusakan, seperti pohon tumbang dan tiang listrik patah, sehingga berdampak luas pada jaringan listrik.

Menurut dia, keterbatasan jumlah petugas juga menjadi kendala dalam percepatan perbaikan. Hingga saat ini, tim PLN masih berupaya menangani berbagai laporan gangguan yang masuk dari sejumlah wilayah.

“Kami terus berupaya melakukan perbaikan dan penanganan secepat mungkin. Kami juga memohon pengertian masyarakat untuk bersabar,” kata Rizki. (Jn)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *