oleh

Tubagus: Terorisme Bukan Ajaran Islam

Lahat, Proses identifikasi terhadap korban bom di 3 gereja Surabaya terus berlangsung. Polda Jatim menyebutkan hingga saat ini korban tewas berjumlah 13 orang.

“Update (korban bom gereja) Surabaya, (korban tewas) 13. Tujuh dari masyarakat, 6 (pelaku) yang satu keluarga,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di lokasi ledakan bom Rusunawa Wonocolo, Taman, Sidoarjo 43 orang luka, Senin (14/5) dini hari.

Info terakhir yang beritakite dapatkan dari stasiun televisi  bahwa dari RS Bedah Surabaya, bocah berusia 8 tahun, Nathanael meninggal pukul 20.00 WIB, Minggu (13/5). Direktur RS Bedah Surabaya dr Priyanto Suwasono mengatakan Nathanael meninggal karena kegagalan fungsi organ. Kondisinya juga luka parah.

Kabar duka ini di sampaikan oleh Muhamad Tubagus Abdus Somad selaku anggota DPRD Lahat sebagai umat muslim dan juga aktivis partai PKS yang menyatakan rasa duka dan keprihatinannya terhadap apa yang terjadi di Surabaya.

Ia menyatakan atas nama besar partainya “Kita PKS sangat menyayangkan adanya tragedi
“TEROR BOM” di Surabaya dan mengutuk keras siapapun pelakunya, karena terorisme bukanlah ajaran Islam, Islam adalah agama damai yang senantiasa mengajarkan perdamaian.” ungkapnya. Senin (14/5) (Vinna)

 

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *