OKU – Relawan Aksi Cepat Tanggap Sumatera Selatan membagikan bantuan 1 ton beras beras bagi warga Kabupaten Ogan Komering Ulu, Selasa (5/10/21) bantuan tersebut merupakan rangkaian program Menjelajah Negeri Antarkan Beras Gratis yang dilakukan oleh Tim ACT.
“Mudah-mudahan kami ACT bisa menebar kebaikan yang lebih banya,” ucap Head of Marketing ACT Sumsel Reza Ardiyansyah saat pelaksanaan simbolis pembagian beras gratis ACT untuk masyarakat OKU yang dilaksanakan di Halaman Pemkab OKU.
Dalam acara simbolis pembagian beras untuk masyarakat yang dihadiri oleh Asisten 1 Setda OKU Slamet Riyadi didampingi Kepala Dinas Sosial Syaiful Kamal, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Hasan HD serta sejumlah pejabat Pemkab OKU, relawan ACT serta masyarakat penerima manfaat itu, ACT Sumsel menghadirkan Truck Rice yang merupakan ATM beras milik ACT Sumsel.
“Unit Rice truck (ATM beras) milik umat, karena sumber pendanaannya dari umat,” ujar Reza Ardiyansyah.
Dijelaskan oleh Reza bahwa kegiatan pembagian beras gratis bagi masyarakat ini sebelumnya telah dilaksanakan di 2 kota yang ada di Sumsel yakni di Kota Palembang yang dilaksanakan di Masjid Sultan Mahmud Badaruddin II (Masjid Agung) Palembang dan di Kota Prabumulih.
“Kabupaten OKU adalah kota ketiga, selanjutnya kami akan ke OKU Timur, adapun beras yang kami distribusikan untuk masyarakat OKU adalah sebanyak 1 ton,” jelas Reza.
Menurut Reza masyarakat penerima manfaat program beras gratis tersebut datanya bersumber dari Dinas Sosial Kabupaten OKU dan juga berdasarkan data yang dihimpun dan telah dilakukan assessment oleh relawan ACT Kabupaten OKU.
“Masing-masing penerima manfaat program beras gratis ini nantinya akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 3-5 kg, kami harap ini sebagai stimulus bagi semua pihak di OKU untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan,” beber Reza
Sementara itu Asisten I Setda OKU Drs. Slamet Riyadi, M.Si menyampaikan rasa bangganya karena ada lembaga (NGO) seperti ACT.
“Senang masyarakat kami mendapat bantuan, semoga bantuan ini dapat terus berlanjut, karena dimasa krisis masyarakat butuh bantuan,” ucap Slamet Riyadi.












Komentar