OKU – Kisruh yang menerpa Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Ogan Komering Ulu (Setda OKU) nampaknya mulai memasuki babak baru. Setelah sebelumnya Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda OKU Feri Iswan sempat diperiksa aparat hukum Polres OKU terkait pinjaman dana talangan perjalanan dinas di Bank Perkreditan Rakyat Baturaja.
Selanjutnya adanya laporan masyarakat ke Kejaksaan Negeri OKU tentang adanya dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme yang menyebabkan kerugian negara dalam pengelolaan anggaran langganan media di Pemkab OKU.
Hari ini, Kamis (6/5/21) kisruh yang menerpa Bagian yang biasa disebut Bagian Humas Pemkab OKU tersebut nampaknya memasuki episode baru, episode baru tersebut muncul setelah Feri Iswan yang menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda OKU menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya.

“Saya menyatakan diri mundur dari jabatan Kabag Protokol Komunikasi Pimpinan Setda OKU sesuai aturan yang berlaku” begitulah petikan peryataan Kabag Prokopim Feri Iswan saat membacakan peryataannya.
Pernyataan tersebut dibacakan oleh Feri Iswan dihadapan Plh Bupati OKU Edward Chandra serta puluhan awak media yang secara spontan datang memenuhi ruangan Abdi Praja Pemkab OKU.
Kedatangan para awak media yang bertugas di OKU itu bukan tanpa alasan. Pasalnya, Kabag Prokopim Feri Iswan membuat ketidakharmonisan serta diduga banyaknya permainan penggelolaan anggaran publikasi selama ini.
Dihadapan para awak media serta PLH Bupati OKU Edward Chandra yang didampingi Sekda OKU Achmad Tarmizi, Kepala BKSDM OKU Mirdaili, Kabag Prokopim Feri Iswan membuat sendiri peryataan diatas materai yang isinya menyatakan mengundurkan diri dari jabatanya saat ini.
Sementara itu, PLH Bupati OKU Edward Chandra mengaku sangat menyayangkan terjadinya hal ini sehingga para awak media beramai ramai mendatangi Pemkab OKU.

“Yang jelas hari ini menerima aspirasi dari kawan kawan media. Tadi kita lihat terhadap saudara Feri apa yang jadi harapan kawan-kawan media sudah dipenuhi. Nantinya itu akan diproses sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku,” tegas PLH Bupati OKU.
Plh Bupati OKU dalam kesempatan tersebut langsung memberikan disposisi atas pengunduran diri Feri Iswan tersebut kepada Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Daya Manusia (BKPSDM) untuk menindaklanjuti pengunduran diri itu.
Plh Bupati OKU sendiri mengaku secara jabatan dirinya tidak bisa mengambil tindakan cepat sehingga mesti menunggu adanya PJ Bupati OKU untuk menindaklanjuti pengunduran diri Feri Iswan tersebut serta menunjuk pejabat baru.
Disisi lain, perwakilan para awak media Herman Sawiran didampingi Bowo Sunarso mengungkapkan, adanya aksi spontan ini tentu sudah batas klimaks kesabaran dari rekan rekan media. Apalagi banyak awak media khususnya media harian sangat dirugikan kebijakan kebijakan yang di lakukan Kabag tersebut.
“Tentu ini aspirasi dari gabungan Forum Jurnalis OKU. Jika tidak dilakukan secepatnya kita khawatir tidak ada keharmonisan antar awak media dan Pemkab OKU. Jadi kami harap keputusan yang dilakukan ini bisa dijalankan sebagai mana mestinya,” jelas Herman.
Ditambahkan Bowo Sunarso, perwakilan wartawan lainya menyatakan dengan mundurnya Kabag Prokopim Feri Iswan, berarti sebagian perjuangan kawan-kawan Jurnalis di OKU telah berhasil, karena tegas Bowo kalau Feri Iswan masih menduduki jabatannya, maka dia akan terus merusak tatanan hubungan baik antara Pemkab OKU dan media.
“Namun dengan mundurnya Feri Iswan ini tidak serta merta menggugurkan tanggung jawabnya atas penggunaan anggaran negara dalam kegiatan belanja media di Bagian Porkompinda Setda OKU, dia beserta oknum ASN lainnya masih harus mempertanggungjawabkan dihadapan hukum dugaan kerugian negara yang ada,” tegas Bowo.













Komentar