Muara Enim, Beritakite.Com 24/10/ 2018. Aksi kejadian pembakaran bendera Tauhid yang di klaim sebagai bendera HTI, Di Kabupaten Garut Senin 22/10/2018.
Membuat Komandan Brigade BKPRMI Khususnya Kecamatan Tanjung Agung kabupaten Muara Enim angkat suara dalam insiden tersebut.
Wahyu Ibrahim yang sering di sapa ( Wahyu ) menyesalkan aksi tersebut ” kabar kasus tersebut begitu cepat meluas, dan telah menjadi perhatian publik, sehingga apa yang terjadi masyarakat selalu memantau ”
” Dalam peristiwa ini kita jangan sesekali meniru hal yang tidak di pahami.
Karena peristiwa tersebut hanya akan memancing emosi umat” kata Wahyu.
Lanjut Wahyu ” Bukankah tulisan itu tertera di kain penutup keranda? Atau anda mau , suatu saat ketika menutup keranda untuk mu, tulisan itu tidak lagi di tuliskan di kain kerandamu dan lafas nya tidak lagi di dengar oleh keluargamu? Mungkin harus berpikir lagi dan berpikir untuk tidak terulang kembali”Ungkap Wahyu (Jp)













Komentar