oleh

Peduli Kelestarian Lingkungan, Salimah OKU dan Rumah Baca Cita Galar My Green Ramadhan

-Lingkungan-1792 Dilihat

BATURAJA, beritakite.com – Pengurus Daerah Salimah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan Rumah Baca Cita Baturaja pada Ahad (19/05/219) menggelar kegiatan Belajar Asyik dengan tema My Green Ramadhan.

Acara yang menghadirkan Founder Komunitas Gerimis (Gerakan Hidup Minimal Sampah) Sri Purwanti itu diikuti oleh puluhan siswa SD dan SMP yang ada di Kota Baturaja.

Ketua PD Salimah OKU Nurul Hidayati, S.Hut., M.Si dalam sambutannya yang diwakili Yuliana, S.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian PD. Salimah OKU terhadap kelestarian lingkungan.

“Visi Salimah adalah peduli terhadap Keluarga, Perempuan dan anak Indonesia, nah salah satu bentuk kepedulian kita terhadap Keluarga, Wanita dan anak Indonesia adalah dengan pelaksanaan My green Ramadhan ini,” kata Yuliana.

Menurut Yuliana diharapkan dengan kegiatan My Green Ramadhan itu para peserta dapat mengurangi produksi sampah dari rumah-rumah mereka.

“Kami berharap anak-anak dapat menularkan ilmu yang mereka dapat dari kegiatan ini kepada orang tua mereka, saudara mereka dan lingkungan sekitar, sehingga dapat tercipta keluarga yang minim sampah” lanjutnya.

Sementara itu Ketua Rumah Baca Cita Irlansyah, S.Pd., berharap peserta yang ikut kegiatan tersebut dapat menjadi agen pelopor bebas sampah.

“Kita harus menjadi Agent pelopor bebas sampah, untuk menuju Indonesia yang bebas sampah” tuturnya.

Dirinya berharap anak-anak yang menjadi peserta dalam kegiatan kali ini untuk bersama mewujudkan Indonesia yang bebas sampah.

“Mati kita mulai dari diri kita, keluarga kita, lingkungan kita dan Kota kita Baturaja, menuju Indonesia bebas sampah,” harap Irlan.

Dalam kesempatan tersebut Irlansyah selaku Ketua Rumah Baca Cita juga mengajak masyarakat untuk berkunjung ke rumah baca, guna menambah ilmu pengetahuan.

“Khusus untuk anak-anak kita menyediakan kid’s zone, di kid’s zone ini kita menyediakan buku khusus untuk anak-anak” terangnya.

Sri Purwanti Founder Komunitas Gerimis (Gerakan Hidup Minimal Sampah) yang menjadi trainer dalam kegiatan My Green Ramadhan menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sudah menjadi negara darurat sampah.

Peserta perempuan saat membuat kantong belanja dari pakaian bekas

“Indonesia menjadi negara produsen sampah ke 2 di dunia setelah China” kata wanita yang akrab disapa Tanti Zahwa itu.

Menurut Tanti sesungguhnya alam tidak menghasilkan sampah, namun manusialah yang menghasilkan sampah. Sampah yang ada saat ini semuanya berawal dari rumah kita.

Masalah sampah tidak selesai dengan pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

“Terkadang sebuah barang kita anggap sampah karena ketidak mampuan kita mengolah barang yang tidak terpakai lagi,” lanjutnya.

Oleh karena itu melalui kegiatan My Green Ramadhan itu Tanti berharap para peserta dapat memanfaatkan sisa barang tak terpakai dirumah mereka menjadi barang yang bermanfaat.

Peserta laki-laki saat praktek menanam dengan media pot plastik bekas

Diakhir kegiatan para peserta diajarkan mengelola barang tak terpakai menjadi barang yang bermanfaat, anak-anak perempuan diajarkan merubah pakaian bekas menjadi kantong belanja yang keren, dan anak laki-laki diajarkan bercocok tanam dengan media plastik bekas dan kaleng bekas sebagi pot tanamannya. (bw)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *