oleh

Pemkab Lahat Adakan Panen Kopi Bersama dan Penyaluran Bibit Lada

-Lahat-36 Dilihat

LAHAT, Beritakite.com – Perhelatan akbar panen kopi robusta dan tanam bersama lada di Desa Muara Jauh, Kecamatan Muara Payang, Kabupaten Lahat dilakukan pada Kamis (18/6/26). Acara dari Dinas Perkebunan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat Dr H Izromaita Bersama Ketua Dharma Wanita Ny Widya Izro, OPD terkait, Syauqi Zata Amani dan Adlina Zatalini, Anggota DPRD Lahat Dapil 7 Zarkasih Kamarudin (Andak), dan Masyarakat petani Lahat.

Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Lahat Vivi Anggraini SSTP MSi mengungkapkan bahwa kegiatan ini wujud komitmen Pemkab Lahat mendukung pengembangan komoditas perkebunan unggulan yang menopang perekonomian masyarakat.

“Kecamatan Jarai area memiliki potensi komoditas lada, dengan luas area, yakni : Muara Payang 97,4 hektar, Jarai 67,7 hektar, Pajar Bulan 62,4 hektar dan Sukamerindu 56,4 hektar.sedang luas lahan kopinya, terbesar di Pajar Bulan 4.794,23 hektar, lalu Sukamerindu 4.515,60 hektar, Jarai luasnya 3.654,85 hektar, dan di Muara Payang 3.614,23 hektar. Hal ini tergambar potensi yang begitu luas untuk wilayah ini,” ungkap Vivi.

Adapun yang mendapatkan bibit Lada dari APBD Kabupaten Lahat ada 8 kelompok tani dengan total bantuan, 22.300 bibit Lada. Dari pemerintah pusat, Lahat mendapatkan peremajaan kopi untuk 20 kelompok tani, dengan luasan 400 hektar, dengan alokasi 400.000 bibit kopi. Harapannya kelak mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Terpisah dalam sambutannya Adlina Zatalini yang merupakan motivator kopi di Lahat, bahwa dalam kurun satu tahun ini Lahat kedatangan investor dari Italia dan Dubai yang sempat diajaknya berkeliling Lahat untuk menjelaskan potensi kopi yang ada.

“Investor mengungkapkan bahwa kopi Lahat cukup terkenal di luar negeri, sayangnya mereka membutuhkan konsistensi kualitas dan jumlahnya yang juga konsisten. Namun butuh banyak pemikiran dalam memaksimalkan potensi yang ada, kerjasama yang baik antara petani dan pengepul juga, sehingga memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat Lahat, terutama,” kata Adlina Zatalini yang merupakan putri pertama Bupati Bursah Zarnubi.

Menurut Adlina dirinya berupaya menjembatani petani dan investor ini sesuai dengan komitmen Bupati Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Widia Ningsih untuk membangun pedesaan sesuai dengan potensi Kopi yang ada. Bahwa Lahat butuh wadah satu pintu untuk distribusi kopi ke luar Lahat yang mendapat quality control yang baik.

Mendengar dan melihat potensi Kopi dan Lada yang ada di Kecamatan Jarai Area, Sekda Izromaita mengungkapkan kekagumannya sebagai daerah vulkanik yang subur di kaki Gunung Dempo, sehingga selain dua komoditas tersebut, Jarai Area juga memiliki potensial padi, dan sayur mayur dan tembakau.

“Saya sangat mendukung jika Pemkab Lahat harus serius menggarap potensi kopi, lada dan lahan yang subur ini bisa dikelola petani dengan baik. Perlu juga petani yang serius dan maksimal dalam meningkatkan hasil,” tegasnya.

Bahwa, Tuhan sudah memberkahi Bumi Seganti Setungguan Lahat memiliki lahan subur, sehingga harus dikembangkan secara maksimal.(Jn)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *