Pemupukan Berimbang dan Penanaman JARWO

LAHAT, Beritakite.com -Penyuluh pulau pinang melakukan sosialisasi kepada petani tentang pemberian pupuk berimbang dan penanaman Sistem Tanam Jajar Legowo (JARWO) pada Senin, (9/8/2021) di Kecamatan Pulau Pinang.

“Petani di Kecamatan Pulau pinang masih banyak belum melakukan penanaman JARWO di karena terlalu susah untuk di terapkan di siwah, karena sebelum penanaman harus di lakukan pengukuran atau penggarisan terlebih dahulu, Nah disitulah petani mulai tidak mau menerapkan penanaman JARWO di area persawahan mereka,” Ujar Midun salah satu petani di Kecamatan Pulau Pinang

Sementara,Penyuluh pulau pinang melakukan percontohan atau Demplot untuk penerapan tanam JARWO dan Pemupukan berimbang, Untuk tanam JARWO kali ini dengan pola tipe legowo (3:1) Adalah cara tanam padi dimana pada setiap tiga baris tanaman diselingi satu baris kosong yang memiliki jarak dua kali dari jarak tanaman antar baris. Modifikasi tanaman pinggir dilakukan pada baris tanaman ke-1 dan ke -3 yang diharapkan dapat diperoleh hasil dari adanya efek tanaman pinggir. Prinsip penambahan jumlah populasi tanaman dilakukan dengan cara menanam pada setiap baris baris (baris ke -1 dan ke -3) dengan jarak tanam setengah dari jarak tanam antarbaris. Hasil yang di dapat kan lebih banyak, tertimbang menggunakan tanam acak atau sembarang dan juga untuk perawatan lebih mudah menggunakan sistem legowo.

“Pupuk material yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan tanaman sehingga mampu berproduksi dengan baik. Biasa petani berpikir semakin banyak kita memberikan puku semakin bagus juga pertumbuhan tanaman tersebut, Ternyata itu salah, bukan nya semakin membagus malah semakin memburuk,” Ungkap Mei Salah satu penyuluh di Kecamatan Pulau Pinang

Dengan ini diharapkan para petani mau beralih dan menerapkan tanam jarwo untuk meningkatkan produksi padinya.

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

one × three =

Berita Populer

Berita Sumsel

iklan kpu