Silaturahim Kebangsaan PKS OKU ke DPC PDIP OKU

PKS dan PDIP Sepakat OKU Harus Segera Dipimpin Penjabat Bupati

OKU – Nuansa penuh keakraban dan kekeluargaan nampak jelas dalam silaturahim kebangsaan yang di gelar DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ogan Komering Ulu (OKU) ke DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) OKU, Sabtu (17/7/21).

Rombongan PKS mengunjungi rumah perjuangan PDIP OKU dipimpin langsung Ketua DPD PKS OKU Azwar Aripin, M.Pd.I didampingi Sekretaris Yudi Hardiyanto, S.Pd., Bendahara Heru Riyanto, S.Pd., dan sejumlah pengurus PKS lainnya disambut Sekretaris DPC PDIP OKU Ferlan Juliansyah Id. Murod didmpingi Wakil Sekretaris Wien Kusuma dan Wakil Ketua 1 Gunawan Setiawan.

Silaturahim kebangsaan yang sejatinya bertujuan untuk memperkenalkan kepengusan baru PKS OKU serta, lambang, mars dan hymne baru PKS itu berkembang menjadi diskusi hangat tentang kondisi kepemimpinan OKU.

Dua partai yang secara nasional sering dianggap selalu berseberangan karena dalam posisi sebagai oposisi dan penguasa, namun kedua partai itu nampak “mesra” berdiskusi memikirkan kemajuan Kabupaten OKU.

Kondisi kekosongan kepemimpinan dan juga kondisi perpolitikan OKU saat ini menimbulkan keprihatinan baik bagi PKS maupun PDIP. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi kedua partai itu untuk berkomitmen terus berkomunikasi dan bekerjasama demi membangun OKU.

“Kami bersepakat untuk terus berkomunikasi dan bekerjasama kedepannya untuk melayani dan membangun OKU yang lebih baik,” ujar Ketua DPD PKS OKU Azwar Aripin kepada media ini.

Menurut Azwar PDIP dan PKS sepakat bahwa kondis OKU yang saat ini dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) kurang menguntungkan bagi proses pembangunan di OKU.

“Melihat kondisi ini, kami sepakat bahwa Gubernur Sumsel harus segera menunjuk Penjabat Bupati, ini demi pembangunan OKU,” jelas Azwar.

Sementara itu Sekretaris DPC PDIP OKU Ferlan Juliansyah Id. Murod menyampaikan apresiasinya atas kunjungan PKS dan dirinya meminta silatirahmi ini dapat terjalin sampai kapan pun.

“Kami PDIP mengapresiasi langkah silaturahmi dan komunikasi yang di lakukan PKS, dan kami memiliki kesamaan pikiran dengan PKS tentang kondisi Kabupaten OKU saat ini,” ujar Ferlan.

Ferlan Juliansyah Id. Murod juga menjelaskan bahwa dengan posisi bupati dijabat oleh pelaksana harian, pembangunan OKU terhambat hingga sekarang, dan hal ini menjadi beban bagi partai-partai pengusung pasangan Kuryana Azis-Johan Anuar pada pilkada lalu.

“Terserah siapa Pj yang ditunjuk Gubernur, itu ranah gubernur, kami tidak haris si A atau si B, yang pasti kami minta OKU harus ada Pj, kalau ada Pj pemerintah OKU bisa berjalan dengan baik,” beber Ferlan.

Terkait perbedaan politik yang mungkin pernah ada antara PDIP dan PKS menurut Ferlan hal itu adalah perbedaan pilihan dalam demokrasi.

“Namun kalau kita berbicara pembangunan dan maslahat masyarakat OKU kita harus bersama,” tegas Ferlan.

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

5 × 3 =

Berita Populer

Berita Sumsel

iklan kpu