BATURAJA, beritakite.com – Seikh Adil Sholih Kholil ulama asal Palestina yang sedang melakukan safari dakwah di Kabupaten Ogan Komering Ulu pada Kamis (16/05/2019) mengadakan kunjungan ke SMP IT Tunas Cendikia Baturaja.
Dalam acara yang diikuti oleh ratusan siswa-siswi TK IT Tunas Cendikia, SD IT Tunas Cendikia dan SMP IT Tunas Cendikia tersebut Seikh Adil Sholih Kholil menceritakan kondisi Palestina saat ini kepada anak-anak dan dewan guru SIT Tunas Cendikia.
Kegiatan diisi dengan penampilan nasyid, drama musikal tragedi Palestina, orasi guru SIT Tunas Cendikia dan pengumpulan donasi untuk Palestina.

Akhmad Taufiqqurahman, A.Md. Direktur Sekolah Islam Terpadu (SIT) Tunas Cendikia Baturaja dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Seikh Adil Sholih Kholil di Kota Baturaja.
Kepada anak-anak siswa-siswi SIT Tunas Cendikia Akhmad Taufiqqurahman menyampaikan bahwa Seikh Adil akan menceritakan situasi di Palestina dan akan mengabarkan kondisi anak-anak di Palestina hari ini.
“Hari ini kita juga akan memberikan bantuan bantuan kepada saudara-saudara kita di Palestina, melalui donasi yang telah kita kumpulkan selama 3 hari ini,” kata Taufiqqurahman.
Puasa saudara-saudara kita di Palestina sangat berat, karena sa’at ini mereka sedang diancam oleh Israel
Taufiqqurahman juga mengajak anak-anak untuk bersyukur karena saat ini hidup ditengah negara yang damai.
Kepada Seikh Adil Sholih Kholil dirinya berharap agar disampaikan salam dari Indonesia dan memohon doa dari muslim di Palestina agar Indonesia dikaruniai pemimpin yang adil.
“Semoga sedikit rezeki yang kami kumpulan dapat turut membantu jihad saudara-saudara kami di Palestina. Dalam pengumpulan donasi ini ada anak yang menyerahkan semua tabungan yang dia kumpulan selama ini untuk membantu Palestina” pungkas Taufiqqurahman.
Sementara itu seikh Adil Sholih Kholil dalam penuturannya kepada siswa-siswi SIT Tunas Cendikia menceritakan ada seorang anak Palestina yang rajin beribadah, sholat berjamaah, jika pagi ia berangkat sekolah, siang hari saat pulang sekolah dia keluarkan bukunya dari dalam tas dan dia isi tasnya dengan batu hingga penuh.
“Sore harinya dia gunakan batu-batu untuk melempari tentara Israel dan tank-tank baja Israel, banyak tentara yang terluka dan tank baja mengalami kerusakan, akhirnya anak tersebut ditembak menggunakan meriam tank baja oleh tentara Israel,” cerita Seikh Adil melalui penerjemah yang menyertainya.
Seikh Adil menyampaikan pesan kepada siswa-siswi SIT Tunas Cendikia untuk rajin belajar dan beribadah.
“Kewajiban anak-anak adalah belajar dengan tekun, menghafal Al-Qur’an dengan serius, beribadah dengan sungguh-sungguh, sholat berjamaah dan juga ibadah lainnya, serta terus do’akan kami di Palestina untuk terus berjihad melawan Israel” kata seikh Adil.
Dalam kesempatan itu diserahkan donasi dari keluarga besar SIT Tunas Cendikia untuk Palestina dengan jumlah Rp. 44.777.500., donasi tersebut dikumpulkan selama 3 hari dari siswa-siswi, wali murid dan dewan guru SIT Tunas Cendikia.
Azzam salah seorang siswa SD IT Tunas Cendikia ketika diminta komentar nya mengenai kegiatan tersebut menyatakan bahwa safari dakwah itu sangat bagubagus
“Kegiatan ini bagus, karena mengajarkan kami peduli dengan Palestina” tuturnya singkat. (bw)












Komentar