MUBA, beritakite.com – Penguatan kualitas dan profesionalisme para pendidik yang memiliki peran penting untuk memberikan layanan pendidikan bermutu dan memiliki relevansi dengan kehidupan akan diperkuat dengan diselenggarakannya pendidikan dan pelatihan manajmen guru secara berkesinambungan.
SMPN 1 Model Babat Toman sebagai salah satu sekolah kepercayaan Dinas Dikbud Kabupaten Musi Banyuasin dalam binaan Sampoerna Foundation, dengan mimpi harapan agar pemerataan sistem pedidikan yang lebih baik, sedangkan pendidikan baik tidak hanya terfokus pada sekolah yang terletak diibukota kabupaten akan tetapi bisa berkesinambungan dikecamatan lainnya khususnya wilayah kabupaten musi banyuasin.
Ditahun anggaran 2019 ini pihak Sampoerna Foundation melakukan evaluasi guru dan manajemen sekolah dalam pemerataan berbagi pengalaman dengan sekolah lainnya.
Feri Andika selaku guru seni budaya kelas IX mengatakan “Adanya binaan Sampoerna Foundation saya pribadi selaku guru seni budaya banyak sekali wawasan yang saya dapat, baik dari segi ilmu, manajemen sekolah dan salah satu teknik mengajar yang menyenangkan,” kata Feri kepada beritakite.com Rabu (17/07/2019).
Sementara itu kepala SMPN 1 Model Babat Toman Sudirman, S.Pd, M.Si., saat mengatakan “Pendidikan dan pelatihan guru yang dilaksanakan Sampoerna Foundation dilakukan selama 2 tahun. Perubahan utama yang disasar adalah perubahan paradigma guru untuk bisa mengubah metode belajarnya menjadi inovatif dan kreatif dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar sekolah,” ungkap Sudirman.
Sudirman juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan itu para guru diajak untuk bisa mengevaluasi apa yang jadi permasalahan mereka dalam mengajar di kelas.
“Para fasilitator melihat dan mengevalusi, lalu memberi masukan-masukan yang bisa diterapkan guru di kelasnya. Cara ini cukup efektif untuk membuat terjadinya perubahan cara pembelajaran guru di kelas,” pungkas Sudirman. (r)


















Komentar