Indralaya, beritakite.com – Ikatan Remaja Masjid Ghowzail Al-Ajmi Albarokah (IRMA GA) pimpinan Rahmat Tirta di Indralaya-Ogan Ilir bekerja sama dengan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sumsel melaksanakan Tabligh Akbar Peringatan Isra’ Mijrak pada Rabu (03/04/19).
Tabligh Akbar yang mengambil tema “Peringatan Isra’ Mikraj Dalam Rangka Meningkatkan
Ukhuwwah Islamiyyah Dan Persatuan Ummat” ini dihadiri oleh segenap anggota pengajian ibu-ibu masjid Ghowzail dan mahasiswa-mahasiswi UNSRI yang tergabung dalam Ikatan Remaja Masjid.
Pada kesempatan kali ini, KNRP Sumsel sengaja menghadirkan Syaikh Ahmed Ali Albabeli yang berasal dari Palestina yang memberikan tausiah sekitar kisah Israk Mikraj dan kondisi kekinian Masjidil Aqsha yang menjadi destinasi perjalan Israknya baginda nabi sekaligus sebagai tempat take off-nya Rasulullah ketika naik ke langit bersama malaikat Jibril a.s., dimana setiap harinya menjadi bulan-bulanan zionis secara terus menerus tanpa henti.
Sebelumnya, ketua pengurus masjid Ghowzail Al-Ajmi Musa Zaini dalam sambutannya menyampaikan bahwa masjid yang bangunannya didanai oleh syaikh Ghowzail Al-Ajmi yang berasal dari Saudi Arabia dan tanahnya adalah wakaf seorang dermawan dari Ogan Ilir yang bernama Barokat ini adalah masjid yang menjadi pusat kegiatan umat Islam sekitarnya, atau yang biasa disebut sebagai “Islamic Center”.
“Para remajanya dan para mahasiswa-mahasiswi Universitas Sriwijaya yang berdomisli disekitaran masjid yang berlokasi di Jl. Nusantara, Ogan Ilir-Palembang— senantiasa melakukan kegiatan-kegiatan keislaman di masjid ini” kata Musa Zaini.

Musa Zaini juga menyampaikan bahwa masjid ini sudah sering dikunjungi oleh ulama-ulama yang berasal dari Pakistan, Afganistan, Bagladesh, India, Malaysia dan kali ini dari Palestina, yaitu Syaikh Ahmed Ali Albabeli dan beberapa Syaikh Palestina yang lain yang juga sudah pernah berkunjung ke masjid ini.
Musa Zaini yang tidak lain adalah mantan Kapolsek Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir ini, selain fokus mengurus masjid dan Islamic Center Ghowzail Al-Ajmi binaanya, beliau sekeluarga dengan dibantu oleh putrinya Ida Maina dan cucu-cucunya yang rata-rata hafal Alquran juga senantiasa peduli dan senang memfasilitasi kedatangan para ulama yang berasal dari dalam negeri maupun yang datang dari luar negeri dan melakukan jamuan khusus dirumahnya setiap kali mendapat kunjungan dari ulama-ulama tersebut.
Dalam catatan KNRP-Sumsel sendiri, seperti yang disampaikan oleh Ketuanya Ustaz Mokhammad Siswandi, tercatat sudah 3 kali menghadirkan Ulama dari Palestina ke Islamic Center Ghuzail Al-Ajmi ini, dan ketiga-tiga kalinya itu para ulama Pelestina ini mendapat kemuliaan undangan jamuan makan dengan sangat spesial dirumah kediaman Ibu Ida Maini Musa Zaini dengan penuh kehangatan.
“Selain itu, Ibu Ida Maini yang juga sebagai duta Palestina di Ogan Ilir yang saat ini melakoni bisnis beras dan sembako juga rajin memberi bantuan kepada anak-anak yatim yang belajar di berbagai pesantren terdekat yang bertebaran di Sekitaran Kabupaten Ogan Ilir” tutur Ustadz Siswandi
Ustad Siswandi juga menceritakan bahwa Ida Maini juga harus menghidupi 5 anaknya seorang diri, semenjak ditinggal oleh almarhum suami tercintanya.












Komentar