Baturaja, beritakite.com – Penolakan terhadap rencana penambangan batubara yang akan dilakukan oleh PT. Selo Argodedali di Desa Baturaden dan Batu Winangun terus berlanjut.
Setelah sebelumnya pada Minggu (16/9) masyarakat Blok R Desa Batu Winangun memasang portal pada jalan akses masuk ke kawasan pertambangan PT. Selo Argodedali, maka kemarin (Minggu, 23-9-2018) masyarakat Blok P Desa Baturaden melakukan hal serupa.
Portal yang menutup jalan akses masuk ke lokasi pertambangan tersebut dipasang warga hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi tambang PT. Selo Argodedali.
Yusuf Virdaus, SH salah satu anggota dari Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Batumarta saat dihubungi beritakite.com menjelaskan bahwa pemasangan portal tersebut dilakukan karena jalan tersebut merupakan akses masuk ke lokasi pertambangan.
“Karena jalan tersebut merupakan akses dari Blok P maka pikerja dari PT. Selo Argodedali masuk lewat jalan tersebut, sehingga kami portal jalan tersebut, karena jalan tersebut adalah jalan masyarakat” ujar Yusuf.
Menurut Yusuf pemasangan portal tersebut adalah kelanjutan dari pemasangan portal yang dilakukan masyarakat Blok R Desa Batu Winangun.
“Ini Portal Jilid II Mas’ pungkas nya (bw)


















Komentar