oleh

535 Warga Binaan Terima Remisi, Bupati Minta Lakukan Pembinaan Terlebih Dahulu

-Lahat-423 Dilihat

LAHAT, Beritakite.com – Bupati Lahat, Bursah Zarnubi hadiri penyerahan remisi umum dan remisi dasawarsa bagi narapidana, yang dilaksanakan di Pendopoan rumah dinas Bupati, pada Minggu, (17/8/2025).

Sebanyak 535 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat menerima remisi umum dan dasawarsa memperingati HUT RI ke 80 pada 17 Agustus 2025.

Kepala Lapas llA Lahat, Reza Meidiansyah Purnama AMdIP SH Msi, mengatakan, ada 16 warga binaan diantaranya langsung menghirup udara segar alias bebas, hal ini setelah memenuhi persyaratan dengan berperilaku baik selama menjalani masa hukuman.

Menurutnya, ini merupakan momen yang sangat penting yaitu penyerahan bagi warga binaan bukan sekedar pengurangan masa hukuman.

“Tetapi melainkan wujud nyata dari kehadiran negara yang memberikan kesempatan kedua, bagi mereka untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik,” imbaunya.

Dikatakannya, pada momen kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, Pemasyarakatan mendapatkan remisi umum dan dasa warsa merupakan hak bagi setiap orang pidana, telah memenuhi syarat seperti berkelakuan baik selama menjalani masa pidana.

“Semoga remisi, yang diterima ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri, mematuhi peraturan dan mengikuti seluruh program pembinaan yang telah disediakan,” harapnya.

Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi menerangkan, sebanyak 16 orang dapat remisi langsung bebas rata-rata apa yang dilakukan selama ini tidak begitu, mengingat tindakan kriminal yang mereka lakukan.

“Sedih ada bawa sajam tapi kena beberapa tahun semestinya dapat dilakukan pembinaan, sebab tindakan pidana mereka lakukan bukanlah memperkaya diri atau serakah,” paparnya.

Bupati minta untuk diberikan peringatan terlebih dahulu tapi apabila berkali-kali apa boleh buat, termasuk maling kelapa sawit kalau bisa dibina dengan sebaik-baiknya, upaya tersebut sebagai pencegahan agar tindakan tidak meluas.

“Pengurangan sangat istimewa dan kepada warga binaan guna mengubah perilaku. Mengembangkan anak-anak muda untuk pemberdayaan dengan memiliki keahlian, sebut saja menjahit bisa mendapatkan pekerjaan yang layak,” terang dia.

Bursah menegaskan, bantuan kepada Kalapas apabila sudah terlatih betul tolong dikasih remisi terlebih dahulu, melainkan dilakukan pengembangan dari luar. (rk)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *