Pemeriksaan petugas di pos penyekatan

87 Kendaraan Pemudik Yang Nekat Masuk OKU Telah Dipaksa Putar Balik

OKU – Sebanyak 87 kendaraan yang coba memasuki wilayah Kabupaten OKU telah dipaksa untuk putar balik kembali le daerah asal. Hal tersebut disampaikan Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga saat melakukan paparan dalam kegiatan Arahan Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di Kabupaten OKU bertempat di ruang Abdi Praja Pemkab OKU, Sabtu (8/5/21).

“25 kendaraan roda dua, 60 kendaraan roda empat dan 2 kendaraan roda 6 telah di minta untuk putar balik,” rinci Kapolres OKU.

Menurut Kapolres guna mencegah para pemudik masuk wilayah OKU, pihaknya telah mendirikan 4 pos penyekatan untuk memantu keluar masuk masyarakat yang bertujuan untuk mudik lebaran.

“4 pos penyekatan itu yaitu di Pengandonan untuk perbatasan dengan Muaraenim, di Lengkiti untuk perbatasan dengan OKU Selatan, di Simpang Batumarta untuk perbatasan dengan OKU Timur dan di Lubuk Batang untuk lintas Palembang,” jelas Kapolres.

Dalam Acara yang dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., M.M., Danrem O44/ Gapo Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji S.I.P., S.So, Plh Bupati OKU Drs. H. Edward Chandra, MH., Jajaran Perwira Polda Sumsel, Forkompinda Kabupaten OKU, Kepala OPD Kabupaten OKU, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Perwakilan Pengusaha dan perwakilan pedagang itu, Kapolres OKU juga menjelaskan bahwa sesuai amanat Kapolri khusus zona perekonomian seperti pasar untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan masyarakat yang hendak berbelanja kebutuhan lebaran pihaknya juga mendirikan 3 pos pengamanan, yakni di Pasar Atas, Pasar Baru dan simpang Ramayana, serta satu pos pelayanan di SPBU Batukuning.

Kapolres OKU menyampaikan paparan penanganan Covid-19 dihadapan Kapolda Sumsel dan Danrem 044/Gapo

Semantara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., M.M. menyampaikan apresiasinya atas kinerja Pemerintah Kabupaten OKU bersama TNI, Polri dan segenap Forkompinda OKU, Menurut Kapolda langkah-langkah yang dibuat tersebut telah membantu menanggulangi penyebaran Covid-19 di OKU.

Dalam Kesempatan tersebut Kapolda juga berharap agar pemerintah daerah, TNI, Polri dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten OKU tidak lengah dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kerjasama Forkopinda OKU dan masyarakat sudah sangat baik, namun jangan lengah, kalau kita lengah akan membuat buruk kondisi penanganan Covid-19, mari kita belajar dari kasus covid di India,” tegas Kapolda.

Untuk itu Kapolda berharap penerapan protokol kesehatan di Kabupaten OKU yang tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro dapat dilaksanakan secara ketat agar penyebaran Covid-19 dapat ditanggulangi. (Bowo)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

2 × five =

Berita Populer

Berita Sumsel

iklan kpu