Lahat, beritakite.com – Bupati Kabupaten Lahat Saifudin Aswari Rivai mengutarakan pendapatnya tentang olahraga bahwa atlet dan wasit sebagai penentu dari keberhasilan olahraga. (23/11)
Hal ini disampaikannya ketika ditanya mengenai tanggapan terkait tim sepak bola porprov Kabupaten Lahat yang gagal masuk semifinal meski menang besar atas OKU Selatan 10-0. “Kejadian waktu melawan Palembang sangat terlihat keberpihakan Wasit terhadap kesebelasan Palembang. Pemain bola kaki dimanapun tidak bisa mengalahkan wasit yang berat sebelah,” sesalnya.
Aswari menyarankan agar sepak bola dan olahraga maju agar wasit banyak belajar. “Saran supaya persepakbolaan dan olahraga di tempat kita maju diharapkan juga wasitnya banyak belajar, belajar sportif dan tidak berpihak, karena pembinaan apapun yang kita lakukan tidak akan berhasil bila keberpihakan wasit terlalu nyata, ini untuk semua cabor bukan hanya bola kaki, “jelas Aswari Rivai tegas.
” Atlet dan wasit yang sportivitas, karena olahraga itu bermuara di sportivitas,” tambahnya.
Aswari Rivai tetap merasa bangga terhadap perjuangan atlet Kabupaten Lahat dan komitmen akan melanjutkan pelatihan sepak bola di Lahat. “Kak Wari tetap bangga dengan mereka. Dan program latihan di Lahat akan diteruskan,” tutupnya.
Pertandingan antara Lahat melawan Palembang juga sempat diwarnai dengan dua kartu merah masing – masing untuk Ade Rizky dan Fani Prayoga dari Lahat. Bahkan gol Palembang di menit ke-22 sempat di protes Lahat, namun hakim garis tetap memberi isyarat gol itu sah.
Benny Tri Handoko pelatih Palembang memang sudah memprediksi bahwa pertandingan melawan Lahat akan berjalan dengan tensi tinggi. “Kemenangan kami karena kesabaran. Sebenarnya lawan juga bagus, tapi mereka terpancing emosi,” jelasnya.
(Mhd)











Komentar