Baturaja, beritakite.com – Momen libur panjang Idul Fitri biasanya dimanfaatkan suatu daetah secara maksimal guna menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata, namun hal tersebut nampaknya tidak berlaku di Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Menjelang Libur panjang Idul Fitri1439 H, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mengaku tak memiliki trobosan/target tempat wisata untuk menarik wisatawan berkunjung ke objek-objek wisata yang ada di Kabupaten OKU.
“Dak katek, cuma ado hiburan lokal bae di gua Putri itu dikelola UPTD disana, “jelas Faisol Ibrahim Kepala Dinas Pariwisata Kab. OKU saat ditanya wartawan, usai upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila Senin pagi (4/6) di Halaman Pemkab OKU.
Padahal moment libur panjang Idul Fitri ini merupakan moment emas bagi Pemkab OKU untuk memperkenalkan potensi pariwisata di OKU, karena biasanya pada moment libur Idul Fitri ini banyak warga OKU di perantauan yang mudik ke kampung halamannya membawa sanak keluarga untuk silaturahim di kampung halaman sekaligus berlibur, selian itu Kab. OKU juga merupakan jalur perlintasan pemudik yang melalui Jalan Lintas Sumatera, dan ketika arus balik nanti biasanya para pemudik tersebut akan singgih ke objek wisata yang di laluinya.
Di OKU sendiri kata Faisol hanya ada tiga tempat wisata yang jadi andalan diantaranya, Gua Putri, Air Terjun Kambas serta Rantau Kumpai.
Padahal selain tiga objek wisata tersebut, OKU masih memiliki objek wisata lainnya yang tak kalah menarik, seperti ayakh gemuhak (pemandian air panas di Kec. Ulu Ogan), air terjun Tembulun di Desa Tanjung Kurung Kec. Semidang Aji, dan yang paling penomenal adalah cagar budaya Goa Harimau yang terdapat di Desa Padang Bindu Kec. Semidang Aji. (BW)












Komentar