oleh

HMI (MPO) Cabang Palembang Darusalam Gelar Pelantikan Pengurus Dan Dialog Kebangsaan 2019

Palembang, beritakite.com – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang palembang Darussalam menggelar acara Pelantikan Pengurus HMI (MPO) Cabang Palembang Darussalam Periode 1440-1441 H/ 2019-2020 M sekaligus menggelar Dialog Kebangsaan 2019.

Acara yang dilaksanakan di Aula Utama Gedung DinasPemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel pada Sabtu (30/03/2019), dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PB HMI (MPO): NajamuddinArfah serta kader HMI (MPO) Cabang palembang Darusalam.

Adapun susunan pengurus HMI (MPO) Cabang Palembang Darussalam Periode 1440-1441 H/ 2019-2020 M yang dilantik oleh Sekjend PB HMI (MPO) adalah Ketua Umum: Febri Walanda, Sekretaris Umum: Muhamad Darmawan, Bendahara Umum: Dona Mardiyanti, Ketua Bidang Pengembangan Wacana dan Kajian Strategis: FajarFitriadi, Ketua Bidang PTKP: AndikaMuzakkir, Ketua Bidang Perkaderan: Aris Abdul Azis, Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan: Liliana Mutarmin.

Hadir sebagai pembicara dalam Dialog Kebangsaan 2019  yang mengambil tema Solusi Pengentasan Kemiskinan Indonesia Dalam Perspektif Islam itu antara lain Awalil Rizky (Ketua II Perhimpunan BMT Se-Indonesia, Pengamat Ekonomi Nasional), Ust. H. Kusworo Nursiddik, Lc., (Ketua Forum Zakat (FOZ) Wilayah Sumsel), Ust. H. Mgs. Ahmad Fauzan Yayan (Pendiri Pesantren Tahfidz Yatim Dhuafa Kiai Marogan)

Febri Walanda Ketua HMI (MPO) Cabang palembang Darussalam menjelaskan bahwa Himpunan Mahasiswa Islam, Organisasi Mahasiswa Islam tertua yang sudah lebihdari 70 tahun hadir membersamai bangsa Indonesia. Organisasi yang lebih dikenal sebagai organisasi perkaderan dan perjuangan ini telah melahirkan banyak tokoh-tokoh, mulaidari cendikiawan, politisi, pemimpin, bahkan sampai kepada seniman. Hampir setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, kader HMI hadir di sana.

“Disamping mencetak tokoh-tokoh bangsa, HMI juga turut andil dalam membangun masyarakat, sebagaimana kalimat  yang termaktub di dalam tujuan HMI, “..turut serta bertanggungjawab dalam mewujudkan tatanan masyarakat yang Diridhoi Allah SWT”,” jelas Febri.

Gerakan progresif revolusioner HMI demi terwujudnya tatanan masyarakat yang Diridhoi Allah SWT menjadi tema yang diangkat oleh HMI Cabang Palembang Darussalam periode ini. Progresif artinya bergera kmaju, sebagaimana cirikhas anakmuda yang senantiasa berbicara tentang masa depan, begitu pula HMI Cabang Palembang Darussalam yang didalamnya diisi oleh para generasi muda yang senantiasa beriman, berpikir dan beramal untuk masa depan agama, bangsa dan negara Indonesia yang sama-sama kita cintai ini. Sedangkan revolusioner artinya adalah senantiasa menuntut perubahan, perubahan yang dimaksud di sini adalah perubahan menuju kepada perbaikan, baik perbaikan pribadi, organisasi maupun bangsa dan Negara ini.

Seperti yang kita ketahui Sumsel ini adalah provinsi yang penuh akan sumberdaya dan potensi, namun mirisnya angka kemiskinan masih begitu tinggi. Tercatat diakhir tahun 2018 kemarin 12,82% angka kemiskinan menggelayuti provinsi ini. Jumlah itu lebih besar dari pada angka kemiskinan nasional yang tercatat sebesar 9,66%. Hanya satu kota yaitu Pagaralam yang angka kemiskinannya di bawah angka kemiskinan nasional, yaitu 8,77%. Bahkan ada 5 kabupaten/kota di Sumsel ini yang angka kemiskinannya tembus diatas 15%, yaitu Muratara, Muba, dan Ogan Komering. Sedangkan di Palembang ada lebih dari 184 ribu KK yang terkategor imiskin atau kurang mampu.

“Hadirnya HMI Cabang Darussalam di Sumatera Selatan ini salah satunya untuk mencoba menjawab permasalahan itu dengan caranya sendiri sebagai suatu elemen gerakan mahasiswa. Kedepan, kita HMI akan komit untuk menyoroti permasalahan kemiskinan di Sumsel pada umumnya dan Palembang pada khususnya, serta menjadi mitra kritis pemerintah untuk segera tanggap menyelesaikan permasalahan kemiskinan ini” pungkas Febri Walanda. (bw/rls)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *