Pada tahun 2020 dunia kita sudah tidak baik-baik saja, pasalnya virus yang terkenal dengan Covid-19 Itu telah mengubah segalanya di dunia ini. Kita tidak bisa lagi hidup dan berinteraksi seperti dulu.
Untuk mengurangi angka penyebaran virus baru ini, kita harus menerapkan protokol kesehatan 3M yang telah di anjurkan oleh pemerintahan yaitu
1. Menjaga jarak
2. Memakai masker
3. Mencuci tangan
Akan tetap tidak semua tempat yang kita datangi mempunyai area cuci tangan yang bersih dan sabun antibakteri untuk memenuhi protokol kesehatan tersebut. Atas dasar tersebut, kami dari Mahasiswa Universitas Baturaja yang tengah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN), membuat inovasi bagi seluruh masyarakat, terkhusus masyarakat Desa Bandar Kecamatan Sosoh Buay Rayap dalam pembuatan hand sanitizer yang terbuat dari kulit jeruk batu.
Kulit jeruk ini digunakan untuk campuran hand sanitizer karena pada kulit jeruk tersebut terdapat kandungan antiseptik yang bisa membantu mengurangi kuman pada tangan kita.
Tujuan kami membuat hand sanitizer dari kulit jeruk ini ialah untuk membantu mengurangi penyebaran covid 19, selain itu juga dengan terciptanya inovasi baru untuk meningkatkan UMKM yang ada di desa Bandar itu sendiri.
Pembuatan hand sanitizer ini, cukup mudah dan bahkan sangat terjangkau, bahan-bahan yang dibutuhkan yaitu :

1. Kulit jeruk
2. Alkohol
3. Essential oil
4. Lidah buaya
Cara pembuatan hand sanitizer kulit jeruk batu:
1. Siapkan jeruk lalu kupas, pisahkan buah dan kulit jeruk
2. Masukkan alkohol kedalam wadah lalu tambahkan lidah buaya/aloevera gell, aduk hingga aloe vera gell nya tercampur dengan alkohol
3. Masukkan kulit jeruk kedalam alkohol dan aloevera gell yang sudah tercampur rata tadi, aduk lalu diamkan selama 5 menit agar ekstrak kulit jeruk tercampur dengan alkohol

4. Masukkan essential oil 5 tetes untuk menambah aroma, aduk kembali
5. Saring lalu masukkan kedalam botol spray
6. Beri stiker pada botol
7. Handsanitizer siap digunakan
Dapat disimpulkan bahwa hand sanitizer yang terbuat dari kulit jeruk itu ini sangat dapat membantu masyarakat sekitar untuk mengurangi penyebaran covid-19 pada saat ini.
Oleh: Rosita Purnama Dewi (Mahasiswa FKIP Universitas Baturaja Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Email: rositapurnamadewi28@gmail.com

















Komentar