oleh

Naik Perahu Ketek Syaikh Asal Palestina Safari Dakwah Di Tanjung Lago

Palembang, beritakite.com – Setelah melakukan perjalanan mengendarai perahu “ketek” yang bertolak dari pelabuhan Gasing, akhirnya Tim KNRP Sumsel berhasil mendarat dengan selamat di pelabuhan Desa Sebalik, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyu Asin.

TIm KNRP Sumsel —yang menghadirkan Syaikh Ahmad Ali Albabeli, dengan didampingi oleh Pimpinan Ponpes Inayatullah-Gasing, Kiyai Jhoni Saputra bersama beberapa para santrinya— disambut dengan hangat di rumah kediaman bapak H. Imron selaku ketua masyarakat sekaligus ketua P3N Tanjung Lago, dan dijamu dengan meriah. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan kembali dengan bermotor menuju lokasi Safari Dakwah Isra’ Mi’raj, tepatnya di Masjid Almuhajirin Desa Sebalik, Tanjung Lago-Banyu Asin.

Dalam sambutannya mewakili Ketua Masjid Almuhajirin, Ustaz Agus Iswandi memperkenalkan Syaikh Ahmed Ali Albabeli yang datang langsung dari bumi Isra’ Mi’jra sembari mengajak masyarakat jamaah untuk bersyukur kepada Allah.

“Kita di Indonesia dapat beribadah dengan tenang, sementara di Palestina dan warga sekitar masjid Al-Aqsa tidak dapat shalat melainkan ditengah-tengah dentuman bom,” kata Ustadz Agus Iswandi

Sementara itu, Kades Desa Sebalik, H. Sarbani Rizwan mengucapkan selamat datang kepada rombongan Safari Dakwah, selanjutnya menyampaikan rasa syukur kepada Allah karena kedatangan syaikh yang langsung dari Palestina, dan mengharapkan syaikh dapat mendoakan agar Allah memakmurkan Desa Sebalik dan dikuatkan iman masyarakatnya.

Sementara itu ketua KNRP Sumsel Ustadz Mokhammad Siswandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masalah Palestina adalah masalah akidah kita, karena disana ada Masjid Al-Aqsa —tempat Nabi Isra’ Mi’raj —yang sedang dijajah oleh yahudi, dan kita bangsa Indonesia wajib berpartisipasi dalam memerdekan Palestina dan membebaskan Al-Aqsa, sebagaimana yang menjadi amanat konstitusi kita untuk menghapuskan semua penjahan diatas bumi.

“Karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang anti penjajahan, karena penjajahan itu tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan” ujar Ustadz Siswandi

Dalam tausiahnya, Syaikh Ahmed Ali Albabeli menyampaikan betapa bangsa-bangsa luar itu tidak pernah ingin menjalin perdamaian kepada Islam dan Ummatnya.

“Selama kita tidak mau tunduk dan patuh pada mereka atau ikut menganut agama yang mereka peluk, seperti yang sudah Allah sebutkan dalam firman-Nya. Oleh karena itu, yahudi Israel terus menerus melakukan penistaan terjadap situs-situs suci ummat Islam,” tandas Syaikh Albabeli melalui penerjemah dari KNRP.

Setelah tausiah berakhir, jamaah masjid Almuhajirin melakukan pengumpulan donasi dengan penuh antusias untuk membantu meringankan beban rakyat Palestina, selanjutnya doa penutup dan foto bersama. (bw/KNRP)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *