Baturaja, beritakite.com – Efek sering terjadinya pemadaman listrik di wilayah Kota Baturaja, berimbas pada keluhan pelanggan terhadap kinerja PLN Baturaja, yang dinilai tidak serius menangani permasalahan aliran listrik di Kota Baturaja.
Salah satu pelanggan yang mengeluhkan seringnya terjadi pemadaman listrik tersebut adalah Fitri warga Karang Sari Desa Tanjung Baru Kec. Baturaja Timur, menurut Fitri di wilayah Karang Sari dan seluruh Desa Tanjung Baru amat sering terjadi pemadaman listrik “Dalam satu hari bisa sampai lima kali terjadi pemadaman listrik di wilayah kami ini, kami sudah bosan mengadu kepada pihak PLN, bahkan manajer PLN Baturaja pernah langsung kami temui, tapi pemadaman listrik tetap saja terjadi” ujar Fitri
“Jawaban yang kami dapatkan selalu sama, gangguan listrik karena faktor alam, karena monyet tersangkut kabel, karena petir dan paling sering kami dapat jawaban listrik mati karena burung hantu, masak selalu burung hantu yang jadi tersangka” sambung Fitri
Padamnya listrik di bulan Ramadhan ini memang banyak menjadi perbincangan nitizen di kota Baturaja, banyak pengguna media sosial facebook yang mengeluhkan padamnya listrik tersebut akun facebook dengan nama Dona Rahman menuliskan dalam statusnya pada 28 Mei 2018 ” Matikelah terus lampu ni… Sering sering rajin rajiiiin ye….lemak nian!!!!!! “.
Pengguna facebook lainnya Roli Fezer menuliskan “Ai PLN, Nak bebuko mati… Bayarnyo lah mahal Kalo lambat didendo”
Mimin Jakpar salah satu tokoh pemuda OKU dalam status facebook nya juga menulis “Aiii pln ni ngapo mati terus ni di sukaraya ni…. layau nian”.
Manajer PLN Baturaja, Edwardus ketika hari ini (kamis 31/5) di konfirmasi beritakite.com via telepon mengatakan “Kami minta maaf kepada seluruh pelanggan atas terjadinya pemadaman, kami sudah bekerja keras untuk mencegah terjadinya pemadaman, tim kami tetap bekerja meskipun di bulan puasa ini, namun ada hal-hal diluar kemampuan kami yang menyebabkan listik padam diantaranya adanya ranting pohon dan daun yang mengenai kabel listrik atau hewan liar yang tersangkut kabel, seperti monyet dan burung terlebih jika hujan disertai angin kencang seperti yang sering terjadi belakangan ini” Ujar Edwar
Ketika ditanya apa yang telah dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman Edwardus mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pembersihan disepanjang jaringan kabel listrik yang ada di Baturaja.
“Beberapa hari ini kami melakukan pembersihan ranting pohon jati di daerah Kemiling sekitar Dinas Pendidikan OKU bekerja sama dengan aparat Desa Tanjung Baru, ada pohon jati yang rantingnya mengenai kabel listrik, itu yang menyebabkan listrik sering padam selama ini, dan hari ini kami memebersihkan jaringan listrik di tikungan dekat AKMI, pohon-pohon di tikungan tersebut amat dekat dengan kabel listrik, semoga kedepan tidak ada lagi listrik padam” sambung Edwar. (BW)
















Komentar