Sekembalinya Aku Nanti
Masih adakah kebencian di sana
Di galengan yang saban hari menjuntai di pelupuk mata
Di riak sungai, di surau tua, yang kian hangat di kepala
Angin mana yang sudi meniupkan
hitam kisah bujang terbuang
yang mengubur daun inai yang gugur
di halaman
muara sesat laku masa lalu
Sekembalinya aku nanti
Beranda mana yang masih memahat
kekata lama:
Biar petang berarak mendung
Takkan rundung hangat mentari
Biar hilang anak dikandung
Takkan limbung adat berdiri
Sekembalinya aku nanti
Akankah aku terasing
Di tanah tersayang
Tempat ku pulang dan berpulang
Lahat, 2017












Komentar