Palembang, beritakite.com – Tarung Derajat merupakan seni bela diri yang didirikan pada tanggal 18 Juli 1972 di kota Bandung Jawa Barat oleh Drs, G. H. Ahmad Derajat yang akrab dengan julukan “AA BOXER” induk Organisasi Tarung Derajat sendiri dikenal dengan nama Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT). Bela diri Tarung Derajat lahir dari proses kehidupan yang keras dan berliku sang guru Ahmad Derajat yang lahir pada 18 Juli 1950.
Pada tahun 1960-an, sang guru Ahmad Derajat mengembangkan teknik bertarung yang praktis untuk pertarungan jalanan untuk menghadapi kerasnya jalanan di era tersebut. Bahkan, saat usia sang guru berusia 13 tahun beliau mengalami kekerasan dan penganiayaan oleh sekelempok pemuda yang hampir merenggut nyawanya.
Dari kejadian kekerasan jalanan tersebut proses penciptaan gerak dan diuji dari perkelahian jalanan. Kemudian, proses tersebut disempurnakan secara fisik dan mental sehingga terbentuklah jati diri tarung derajat. Tarung derajat memiliki cara yang khas untuk menyapa sesama anggotanya, yaitu dengan mengepalkan tangan dan mengucapkan, “ Box!”.
Menurut Hendriawan (Pelatih Utama Sumsel) Tarung Derajat di Bumi Sriwijaya diperkenalkan pertama kali pada sekitar 1990-an. Namun mengalami kevakuman sekitar tahun 2010.
“Untuk sa’at ini Tarung Derajat di Sumsel sudah tersebar di 3 kabupaten/kota, yaitu OKU Timur, Palembang, dan Lubuk Linggau. Dan dalam jangka panjang akan terus dikembangkan ke seluruh kabupaten/kota yang ada di SUMSEL sehingga bela diri Tarung Derajat bergaung di Bumi Sriwijaya,” ujar pria yang akrab disapa Akang Hendri ini kepada wartawan pada Selasa (23/10).
Akang Hendri menuturkan bahwa untuk Kota Palembang baru saja terbentuk Satuan Latihan (Satlat) di Trans Mart palembang.
“ Alhamdulillah beberapa hari yang lalu kita baru saja membuka satlat Transmart di Jalan Radial Palembang dan bagi masyarakat Palembang yang berminat bergabung silahkan datang setiap hari minggu pagi untuk berlatih di pelataran parkir Transmart,”kata akang Hendri.
Tarung Derajat memiliki 5 unsur daya gerak, yaitu kekuatan, kecepatan, ketepatan, keberanian, dan keuletan.
“Motto Tarung Derajat, Aku ramah bukan berarti aku takut, Aku tunduk bukan berarti aku takluk. Bagi yang berminat untuk bergabung dengan Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT), silahkan menghubungi saya (Akang Hendriawan-red), dapat juga melalui no telepon saya 085222666570″ Sambung nya.
Akangg Hendri menjelaskan bahwa dirinya dan atlet-atlet tarung derajat saat ini sedang intensif melakukan latihan untuk mempersiapkan perwakilan Sumsel yang akan bertanding di Kejurnas Tarung Derajat 2018 pada akhir tahun ini.
Andrie Zuliyansah, salah satu anggota Tarung Derajat yang baru bergabung 1 tahun di Tarung Derajat mengatakan bahwa Tarung Derajat adalah bela diri yang praktis dan simpel.
“ Tarung Derajat beladiri yang praktis dan simple untuk menghadapi tindak kekerasan di jalanan baik untuk laki-laki, perempuan, dan segala usia” ujar Andrie penuh semangat. (bw)


















Komentar