oleh

Widia Ningsih Desak PT Supreme Percepat Perbaikan Akses Jalan di 4 Desa

-Lahat-544 Dilihat

LAHAT, Beritakite.com – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih.,S.H.,M.H hadiri rapat koordinasi menyikapi rencana aksi unjuk rasa, yang digelar di Opsroom Pemkab Lahat, Kamis (30/10).

Aksi unjuk rasa yang akan dilakukan oleh Gabungan Pemuda Pecinta Alam (Gamapala) kepada PT Supreme yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu (1/11).

Tampak hadir Asisten I H. Rudi Thamrin, kepala OPD terkait, kabag SDA, perwakilan dari PT. Supreme beserta jajaran, BKSDA Sumsel dan tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH MH mengatakan, akses jalan menuju perusahaan dan wilayah desa-desa disana sangat buruk, sudah dijelaskan bahwa kekayaan alam itu untuk kemakmuran rakyat.

“Jadi gunanya perusahaan ini untuk mensejahterakan masyarakat, bahwa kalian sudah menggunakan jalan mereka untuk itu diperbaiki jalan rawan yang membahayakan,” ujarnya.

Widia juga menjelaskan bahwa ia bekerja untuk masyarakat, memastikan jalan itu layak untuk masyarakat, kalau tidak biarkan pemerintah membangun tapi perusahaan tidak boleh lagi melewati jalan tersebut.

Widia juga mendesak tahun ini pihak perusahaan untuk segera memperbaiki akses-akses jalan di desa-desa tersebut.

Lebih lanjut, ia juga memastikan bahwa unjuk rasa ini berlangsung damai, bebas masyarakat menyampaikan aspirasinya, asal jangan anarkis.

Adapun 4 desa pada jalan yang dilalui oleh PT Supreme hingga mengakibatkan akses jalan rusak di desa Sukarame, Tunggul Bute, Lawang Agung dan desa Karang Indah.

Site Support PT Supreme, Hazairiadi mengatakan pihak PT Supreme berusaha untuk memaksimalkan dalam memberikan yang terbaik, terutama untuk akses jalan ini.

“Dalam waktu dekat saya akan berkoordinasi dengan pusat terkait rencana di tahun depan, karena tahun ini kita sudah mengalokasikan beberapa anggaran untuk perbaikan di jalan. Dan saya harapkan dalam minggu-minggu ini kita bisa menjawab langsung ke ibu Wabup dan bapak Asisten,” ujarnya.

Dikatakannya, sesuai dengan kesepakatan yang dibuat dengan Pemkab Lahat untuk meningkatkan kualitas jalan yang dibuat di tahun 2019. Nah, itu merupakan kewajiban Supreme.

“Dan kita berusaha untuk memperbaiki dengan segala macam keterbatasan yang Supreme melakukan saat ini secara bertahap,” tambah Adi. (rk)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *