TALANG PADANG – Puluhan tahun warga Dusun III Tampaan Desa Talang Padang, Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat, hidup diselimuti kegelapan. Gelapnya malam hanya mampu diterangi cahaya tenaga surya dan batre aki yang tak seberapa.
Anak-anak sekolah terpaksa belajar dengan penerangan seadanya. Namun, itu akan menjadi masa lalu kelam yang telah berlalu, karena kini warga Dusun III Tampaan Desa Talang Padang segera mendapatkan cahaya harapannya.
Sudah 23 tahun hidup dalam kegelapan, Desa Talang Padang menantikan untuk dapat menikmati listrik seperti wilayah lainnya.
“Kehidupan kita sehari-hari mulai dari jam 18.00 ke atas sampai pagi, gelap gulita. Ada cahaya dengan tenaga surya dan aki,” ucap Mat Danil warga setempat.
Warga Dusun III Tampaan Desa Talang Padang hanya dapat mengandalkan cahaya pelita. Bahan yang digunakan untuk menyalakan pelita adalah tenaga surya dan batre aki.
Warga setempat sering mengeluhkan penggunaan pelita sebagai penerangan. Salah satunya Iskandan dan Jumari, yang mengaku bahwa pelita yang di milikinya tidak bertahan lama menerangi rumahnya. “Selama ini kita pakai tenaga surya dan batre aki itupun hanya berdurasi 1,25 menit, setelah itu desa harus kembali terselimuti kegelapan,” ujarnya.
Menyadari kebutuhan listrik di Dusun III Tampaan Desa Talang Padang sangat diperlukan, akhirnya bersama KKN STIE Serelo Lahat angkatan Ke-21kelompok 17, Pemda Lahat, Ketua dan Anggota DPRD dapil IV, PLN S2JB Lembayung, UPTD Pertambangan dan Energi, serta Dinas PU Binamarga Kabupaten Lahat mencari jalan bagaimana Dusun III Tampaan bisa mendapatkan listrik. Karena hanya Dusun III tampaan yang belum dialiri listrik di Desa Talang Padang.
“Alhadulillah saat ini sudah dipasangnya kabal besar api listrik, secepatnya dalam waktu kurang dari satu bulan ini masyarakat akan segera mendapatkan penerangan,” terang Heryadi seorang Dosen STIE Serelo Lahat itu.
Setelah Dusun III Tampaan Desa Talang Padang berhasil mendapatkan cahaya harapannya, warga desa banyak yang bersyukur dan mengaku merasa senang, seperti di ungkapkan Pansudi warga dusun III tampaan.
“Hal ini dapat merubah kehidupannya kami yang dulunya hanya dapat beraktivitas di waktu siang hari, dan kini setelah di pasang kabal listrik, memilik harapan baik bagi kami semua terutama anak-anak sekolah jika ada lampu listrik dapat mengerjakan tugas sekolahnya di malam hari,” ungkapnya.
Dusun III Tampaan Desa Talang Padang ini selama ini selain belum tersentuhnya listrik, juga demikian dengan akses menuju kedesa ini jalanya masih tanah merah alias belum di aspal.
“Sangat bagus sekali jika listrik secepatnya sudah dipasang, dan jalan desa ini juga diaspal karena setelah menunggu janji 10 tahun yang tidak pernah terealisasi,” Pansudi berharap. (MHN)


















Komentar