oleh

Dukung Perjuangan Rakyat Palestina, Bupati OKU Ajak Kepala Dinas Berikan Bantuan Kemanusiaan

-OKU-1324 Dilihat

OKU, beritakite.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs. H. Kuryana Azis, Selasa (4/2/2020) menerima kunjungan dari ulama Palestina Syekh Lu’ai Abu Suwairih (Abu Ahmad, Kuryana Azis menerima kunjungan Syekh Lu’ai Abu Suwairih (Abu Ahmad) yang didampingi Tim safari Dakwah Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dewan Da’wah Provinsi Sumatera Selatan dan Pengurus ICMI Orda OKU di rumah Dinas Bupati.

Nampak hadir dalam pertemuan yang berlangusng dalam suasana penuh keakraban tersebut Pengurus ICMI OKU Hasan HD. Wakil Ketua ICMI OKU didampingi Ardi dan Romdoni selaku pengurus ICMI OKU, sedangkan dari Laznas Dewan Da’wah Sumsel H.  Wasito manajer Laznas Dewan Da’wah pusat, Andriyansyah, ST Sekretaris Laznas Dewan Da’wah Sumsel, H. Yanuar Rahman Bendahara Laznas Dewan Da’wah Sumsel , M. Juhartono CL Bidang Pengumpulan Laznas Dewan Da’wah  Sumsel dan  Ustadz Bachtiar Rahmatullah selaku penerjemahan serta 10 orang Mahasiswa Akademi Da’wah Indonesia Program 1 tahun (Program Pra kuliah Universitas Moh. Nasir).

Dalam penyampaianya diahadapan Bupati OKU, Wakil Ketua ICMI OKU Hasan HD menjelaskan bahwa kedatangan Syekh Lu’ai Abu Suwairih inia adalah kedatangan ke 4 ulama Palestina di Kabupaten OKU yang di koordinir oleh ICMI OKU bekerja sama dengan ormas islam lainnya.

Menurut Hasan HD tujuan menghadirkan ulama asal Palestina ini adalah memberikan kajian da’wah kepada masyarakat dan untuk memberikan penjelasan secara langsung kondisi rakyat Palestina yang saat ini dijajah zionis Israel.

“Pemberitaan tentang penderitaan warga Palestina yang hari ini dijajah oleh Israel kita rasakan kurang saat ini, tertutup oleh berita-berita lain, semoga dengan mendatangkan langsung ulama asal Palestina ini kita bisa memberikan pemahan langsung tentang kondisi Palestina hari ini,” jelas Hasan.

Foto bersama Bupati OKu Drs. H. Kuryana Azis bersama Syekh Lu’ai Abu Suwairih, Pengurus ICMI OKU dan tim safari da’wah Laznas Dewan Da’wah Sumsel

Syekh Lu’ai Abu Suwairih dan tim safari da’wah Laznas Dewan Da’wah Sumsel  sendiri tiba di Kabupaten OKU pada Selasa dinihari tadi tepatnya pukul 02.00 WIB, selanjutnya Syekh Lu’ai Abu Suwairih dan rombongan melaksanakan sholat subuh dan safari dakwah di Masjid As-Shulton Kelurahan Sukajadi, dilanjutkan dengan kunjungan ke SDIT Al-Fath Kecamatan Lubuk Raja, selanjutnya melakukan audiensi dengan Bupati OKU, pada sore hari Syekh Lu’ai Abu Suwairih dan tim akan melaksanakan sholat asar dan safarii dakwah di masjid Al-Fil Komplek PT. Seman Baturaja.

“Magrib nanti Syekh dan tim akan sholat magrib dan safari  da’wah di masjid El Maarif Billah, Desa Tanjung Baru, selanjutnya akan sholat Isyak dan Silaturahmi di Ponpes Luqmanul Hakim Kecamatan Lubuk Raja, baru besok pagi (Rabu, 05/2/2020)akan meninggalkan Oku menuju Muaraenim,” kata Hasan menjelaskan jadwal Syekh Lu’ai Abu Suwairih dan tim di OKU.

Syekh Lu’ai Abu Suwairih sendiri dihadapan Bupati OKU melalui penerjemahnya Ustadz Bachtiar Rahmatullah menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati OKU dan Masyarakat Kabupaten OKU yang telah menerima dirinya dan selama ini telah membantu perjuangan rakyat Palestina melawan penjajahan zionis Israel.

“Sejak penjajahan oleh Israel tahun 1948 Indonesia salah satu negara yang banyak menyumbang Palestina bantuan banyak diberikan kepada anak-anak Palestina, untuk membangun masjid dan juga membangun rumah sakit,” ujar Syekh Lu’ai Abu Suwairih melalui Ustadz Bachtiar Rahmatullah.

Kondisi masyarakat Palestina menurut Syekh Lu’ai Abu Suwairih saat ini sangat memprihatinkan, di Tepi barat Ada masjidil Aqso masih dikuasai zionis Israel, masyarakat terkadang dilarang beribadah dan azan harus izin pengamanan Israel, sedangkan Gaza Gaza Satu-Satunya daerah yang terbebas dari  penjajahan Israel.  Gaza adalah wilayaj yang kecil hanya memiliki panjang 360 KM dan lebar  40 KM tentara Yahudi sampai saat ini tidak bisa masuk Gaza karena masyarakat Palestina selalu melakukan perlawanan.

“Gaza sat ini diblokade secara total dari segala aspek, masyarakat tidak boleh mencari ikan dilaut, listrik hanya hidup 3 jam/ hari dan drone mengawasi wilayah Gaza,” cerita Syekh Lu’ai Abu Suwairih yang merupakan mahasiswa S3 Malaka University Malaysia itu.

Syekh Lu’ai Abu Suwairih juga menjelaskan bahwa oleh zionis Yahudi Gaza dijanjikan akan dibuat menjadi negara yang maju dan canggih,lebih canggih dari Singapore jika mau menyerah kepada Israel  namun tawaran itu ditolak, dan masyarakat lebih memilih solusi kedua yaitu bersabar atas pengawasan zionis dan blokade ekonomi yang dilakukannya.

Sementara itu Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis dalam kesempaten tersebut menyanmpaikan dukungannya atas perjuangan rakyat Palestina melawan Zionis Israel.

“Atas nama pemerintah mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada Syekh Abu Ahmad (panggilan Syekh Lu’ai Abu Suwairih-red), Kami sangat prihatin dengan keadaan negara Palestina, Indonesia adalah negara pertama yang mendukung Palestina,” ujar Bupati.

Menurut Kuryana Azis Islam Indonesia adalah yang terbesar di dunia, dan terbesar pula mendukung Palestina. Kuryana menjelaskan bahwa sebenarnya Israel tidak akan melawan jika tidak ada negara-negara pendukung dibelakang nya.

“Kita selalu siap membantu saudara-saudara kita dengan bantuan kemanusiaan dengan membangun masjid, rumah sakit dan lain-lain. Apa program selanjutnya dari tim Laznas Dewan Da’wah dan Syekh Lu’ai Abu Suwairih kita siap mendukung,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati OKU akan meminta kepada Kepala-Kepala Dinas dilingkungan Pemkab OKU untuk memberikan bantuan dana untuk program kemanusiaan yang dilaksanakan Dewan da’wah.

Terpisah M. Juhartono CL juru bicara Laznas Dewan Da’wah Sumatera Selatan menjelaskan bahwa Dewan Da’wah selama ini selalu konsen dengan bantuan kemanusian bagi warga Palestina.

“Laznas Dewan Da’wah selama ini intens memberikan bantuan kepada anak-anak Palestina, dan sat ini kita tengah Membangun Masjid Al Istiqlal Masjid dan Masjid Minang Kabau di Palestina oleh karena itu kami memohon dukungan dan do’a dari semua pihak agar bantuan kemanusian ini dapat terus kita laksanakan, dan pembangunan masjid dapat segera kita selesaikan,” kata M. Juhartono. (bw)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *