oleh

Jembatan Zaman Belanda Ini Akhirnya Diperbaiki

BATURAJA, beritakite.com – Jembatan jaman Belanda penghubung antara wilayah Baturaja – Peninjauan di Desa lubuk Batang Baru kecamatan Lubuk Batang kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang dulu penuh lubang dan rusak parah, kini sudah diaspal mulus. Jembatan ini siap dilintasi pemudik maupun masyarakat.

Diketahui, bahwa jembatan tersebut sudah lama mengalami kerusakan. Tadinya, aspal jalan diatas jembatan tersebut rusak parah, dan penuh lubang menganga yang membahayakan pengguna jalan yang melintasinya.

Namun kini, kondisi jalan diatas jembatan tersebut telah mulus tanpa lagi kerusakan dan lubang, berbarengan dengan pengerjaan proyek Provinsi peningkatan jalan batas Kabupaten Ogan Ilir – Lubuk Batang sepanjang 10 kilometer, jembatan itu pun turut diperbaiki.

Kondisi Jembatan Lubuk Batang sebelum diperbaiki (net)

Jetri Efendi, ST General Superintendent (GS) PT. Sentosa Raya selaku pihak kontraktor, yang mengerjakan perbaikan jalan tersebut mengaku sengaja mendahulukan mengaspal jalan jembatan tersebut untuk mempermudah akses masyarakat.

Selain itu, untuk mempermudah mobilisasi material dan logistik proyek jalan yang mereka kerjakan, dari Sukapindah kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR) sebagai titik nol.

“Sebelum perbaikan, aspal yang berlobang di jembatan inikan sudah terlalu dalam. Sehingga akses masyarakat jadi terganggu. Jadi kita dahulukan ini. Di samping itu juga agar lancar mobilisasi material ke arah titik nol (proyek,red),” sebut Jetri, saat ditemui di lokasi.

Meskipun secara total pengerjaan proyek jalan memakan waktu sekitar 6 bulan, pihaknya menjamin akses jalan sudah bisa Baturaja-Sukapindah saat ini sudah lancar untuk dilewati.

“Kita membuat 2 grup, 1 grup mengaspal disini, dan 1 grup saat ini ada diwilayah Lubuk Rukam untuk penanganan agregat beberapa titik jalan yang rusak ” sambung Jetri.

Jetri juga menjelaskan bahwa saat ini kondisi jalan sudah bisa dilalui pengguna jalan dengan lancar, dan siap digunakan untuk arus mudik nantinya.

Sementara itu, warga dan pengguna jalan merasa senang dengan pengerjaan pengaspalan ini. karena selama ini pengguna jalan terganggu kerusakan jalan jembatan dan banyaknya debu yang beterbangan setiap kali melintas di jembatan tersebut. Salah satunya diakui M. Arif, warga Kurup Kecamatan Lubuk Batang.

“Dulu saro nian (dulu susah sekali-red) lewat jalan ini, lobangnya dalam, sekarang alhamdulillah sudah mulus” ujarnya. (bw)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *