oleh

KAMMI OKU Raya Jalin Silaturahmi Dengan Dinas Perkim OKU

-OKU-1459 Dilihat

OKU, beritakite.com – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah OKU Raya melalui Bidang Kebijakan Publik KAMMI OKU Raya melakukan silaturahmi ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (20/02/2020).

Kehadiran mahasiswa dari KAMMI OKU Raya tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten OKU, Hasan HD. Dalam silaturahim kali ini, Ketua Umum KAMMI OKU Raya, Ahmad Mubasyir, S.P didampingi oleh Koordinator Kebijalan Publik KAMMI Daerah OKU Raya, Mulya Ari Ramadhan menyampaikan bahwa kedatangan mereka untuk bersilaturahmi, berdiskusi serta sharing terkait pembangunan Kabupaten OKU.

Dalam kegiatan silaturahmi itu KAMMI juga menanyakan mengenai pembangunan infrastruktur pertamanan yang di bangun akhir-akhir ini seperti Taman Sepandan yang terletak di bawah Jembatan Ogan 1, Jembatan Ogan 2, Jembatan Ogan 3 dan Taman Kemalaraja.

Menurut Mulya Ari RamadhanKAMMI menganggap bahwa pembangunan yang di lakukan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman itu terasa menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

“Harus ada perencanaan yang lebih matang yang agar pembangunan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucap Mulya.

Sementara itu Ketua KAMMI OKU Raya Ahmad Mubasyir menyampaikan bahwa KAMMI sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki tugas kontrol sosial juga memberikan beberapa saran seperti, Perkim harus melihat potensi yang dimiliki baturaja sebaga pusat kota OKU, yaitu peningkatan kualitas SDM.

“Salah satu fasilitas yang bisa menjadi garapan Perkim membuat ruang untuk para milenial berkreasi, seperti ruang literasi, dan mimbar bebas. Fasilitas seperti ini nantinga bisa digunakan sebagai pentas nyata para pemuda dan masyarakat untuk menunjukkan kualitasnya,” ujar Ahmad.

Sementara itu Hasan HD dalam pengantarnya saat berdiskusi dengan para mahasiswa menuturkan bahwa mahasiswa memang harus kritis, harus sering silaturahmi, dan komunikasi dengan pemerintahan dan pihak-pihak terkait.

“Karena, apa yang di dengar dan di lihat terkadang berbeda dengan maksud dan tujuan yang sebenernya, pemerintah butuh mahasiswa sebagai mitra kritis nya,” kata Hasan.

Hasan menyampaikan bahwa pihaknya dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sangat terbuka dengan saran apapun dari masyarakat apalagi dari pemuda-pemuda OKU yang tergabung di KAMMI dalam menyalurkan sumbangsihnya berupa saran dan aksi-aksi konkritnya.

Menanggapi pro kontra yang terjadi di masyarakat, Hasan menimpali bahwa terkait taman Kemalaraja yang sebelumnya berupa makam dipinggir jalan pusat kota dengan pagar alakadarnya, maka pihaknya menginisiasi terbangunnya taman yang bertujuan untuk menghilangkan nilai mistik dan menambah nilai estetika serta sosial.

“Begitu juga dengan taman bawah jembatan meski tampaknya tidak mengubah ataupun memberikan dampak langsung, namun sebenarnya memiliki tujuan yang jelas untuk menghindari pengikisan dan mengurangi tampilan kumuh yang identik di sepanjang DAS (Daerah Aliran Sungai),” terang Hasan.

Namun, masih menurut Hasan saat ini, pihaknya tetap berprogres dengan fokus ke 30 titik yang menjadi garapan Dinas Perkim terutama dalam pusat kota Baturaja.

“Ada 30 titik yang akan di bangun taman dalam beberapa tahun yg akan datang, pembangunan awal-awal di tahun ke-2 dinas perkim ini lebih fokus di pusat kota Baturaja,” tandasnya.

Silaturahim tersebut berlangsung dengan suasana penuh keakraban. Kedua belah pihak sangat merasakan manfaat dari pertemuan itu. Selain pihak Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman yang terbantu dengan saran serta penyampaian pesan sejenis dari OKP maupun masyarakat seperti ini, juga pihak KAMMI sangat mengharapkan tindak lanjut atas saran maupun pesan yang mereka sampaikan. (Red)

banner 728x700

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *