Lahat – Demi tetap menjaga kebersihan dan Keindahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Ulak Pandan, Perangkat Desa dan Warga Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat hari Rabu pagi (31-1-2018) melaksanakan kegiatan Gotong Royong Pembersihan TPU Desa.
Terlihat seluruh instansi pemerintah desa serta warga pagi ini beramai-ramai ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Ulak Pandan guna bergotong royong dalam tebas bayang dan kebersihan lokasi. Terlihat budaya gotong royong yang selalu didepankan di desa ini.
Pembersihan TPU ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ulak Pandan, Susiawan Rama dan dimulai sekitar pukul 07.00 berakhir jam 09.30 siang. Pada Kegiatan ini juga ikut berpartisipasi seluruh Anggota BPD, Tokoh Agama, dan unsure unsure Masyarakat Lainnya yang terdiri dari kaum ibu-ibu dan bapak-bapak.
Menurut Kepala Desa, Semangat Gotong Royong sudah menjadi tradisi dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan di Desa Ulak Pandan. Dalam hal pembersihan TPU Desa ini, lanjut kepala Desa bahwa tujuan kegiatan tidak terbatas pada Kebersihan dan keindahan Pemakaman, akan tetapi secara tidak langsung menjaga dan merawat nilai nilai kearifan lokal yang ada di dalam peta petiti para leluhur dahulu yaitu sehepat patian nunggu jurai itu merupakan semangat Gotong Royong.
“Usaha Murni seperti ini wajar diteruskan secara terus menerus karena manfaat yang dapat dirasakan langsung. Kita dapat melihat bagaimana segenap lapisan masyarakat berbagai usia saling bahu membahu dalam setiap kegiatan kemasyarakatan yang ada. ini adalah salah satu aset dan kearifan Lokal yang patut kita jaga dan kegiatan hari ini membuktikan bahwa masyarakat Desa Ulak padan masih kukuh dengan prinsip prinsip Gotong Royong”. Jelas Kepala Desa.
Pada Kegiatan Kerja Bakti Pembersihan Pemakaman Desa, dengan luas kurang lebih 2 Hektar ini, tidak luput dari kesadaran muda-mudi yang sudah bekerja di perusahaan tambang batubara, dimana sebelumnya mereka melaksanakan rapat kordinasi kepada Kepala Desa untuk meminta dilakukanya kebersihan TPU tersebut mengingat sudah ditumbuhi rumput.
“Hal ini berdasarkan permintaan masyarakat Desa Ulak padan, saya bangga kepada pemuda Desa Ulak Pandan memiliki inisiatif untuk membersihkan TPU ini, karena semangat Gotong Royongnya mereka sudah tertanam di diri nya. Dan nantinya setelah di tebas akan dilakukan Penyemprotan terhadap rumput dan Tanaman yang mengganggu keindahan TPU Desa Ini,” lanjut Kades.
Terpisah Aswani menambahkan, pembersihan tempat pemakaman umum desa yang luasnya kurang lebih 2 hektar ini sudah menjadi tanggung jawab masyarakat untuk menjaga, merawat serta membersihkan apalagi kelokasi TPU sudah bisa dilalui kendaraan roda empat.
“Kami sengaja mengajak warga dan seluruh instansi pemerintah desa selain bisa mempererat silaturahmi, juga mengajak warga agar ikut berperan dalam proses pembangunan desa,” Ujar Aswani.
Apalagi semenjak adanya wisata pelancu banyak warga Desa Ulak Pandan yang merantau ingin pulang karena Pelancu sudah menjadi salah satu obat rindu dengan dusun laman selepas itu pasti dimanfaatkan untuk berziarah ke pemakaman keluarga.
“jadi kalau pemakanan desa sudah bersih dan rapi itu akan mempermudah bagi peziarah untuk berziarah kesini, mengedepankan budaya gotong royong serta mengajak masyarakat ikut serta berperan dalam pembangunan desa telah membudaya di desa Ulak Pandan ini. ” tutur Rano salah satu pemuda yang ikut serta dalam gotong royong.
(mhn)












Komentar