Lahat, Bang Napi pernah berpesan bahwa setiap kejahatan terjadi bukan karena ada niat dari pelakunya, tapi karena ada kesempatan. Hal ini pula terjadi kepada salah satu warga Desa Selawi Lahat Rita (54) yang menjadi salah satu korban tindak kriminal tadi malam. Sabtu (10/2) pukul 02.00 malam.
Rita yang seorang diri dirumah, ketiia nyenyak tidur dikamarnya disatroni perampok bersenjata. Tanpa perlawanan Rita di ikat perampok menggunakan tali dengan mulut ditutup menggunakan kain.
Korban ditemukan oleh salah satu rekannya yang sedang berkunjung kerumah untuk suatu urusan, curiga korban tidak menjawab setelah dipanggil berkali-kali, Ia pun mencoba memanggio tetangga korban. Dan al hasil korban ditemukan dengan badan yang membiru dengan tangan dan mulut terikat.
Rita hanya bisa pasrah dan merelakan uang serta perhiasannya dibawa oleh perampok. Tim forensik dan kepolisian AKBP tiba di TKP pagi ini. Sabtu (10/2)
Setioadi salah satu tim forensik yang berada di TKP mengatakan, “saat ini kita telah melakukan tindakan di TKP, dan membawa barang bukti seperti tali, kain, dan alat yang digunakan pelaku untuk melakukan aksi perampokan.” ujarnya.
“Saat ini korban masih shok, tapi kami akan terus melakukan pengejaran. Pelaku di duga lari ke hutan belakang rumah, karena ada bekas tinjakan kaki di area belakang rumah.” ungkapnya.
Untuk mengetahui lebih lanjut barang-barang yang di bawa perampok, Rita di bawa ke kantor polisi untuk memberikan penjelasan dan keterangan lebih lanjut. (Vinna)












Komentar